Dua Terduga Pelaku Penikaman Mahasiswa di Kupang Serahkan Diri ke Polsek Kota Lama
digtara.com -Dua pria yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap Imanuel Kevin Dolaben (18) memilih menyerahkan diri ke polisi di Polsek Kota Lama.
Baca Juga:
Kapolsek Kota Lama membenarkan hal tersebut. "Benar, keduanya diantar oleh kerabatnya dan saat ini kita sudah amankan di Polsek Kota Lama," ujar Kapolsek pada Senin malam.
Dalam keterangan awal AD dan PD yang juga warga Perumahan RSS Oesapa mengaku kalau saat itu ada tawuran dan penyerangan. Korban diduga terlibat dalam insiden ini.
AD dan PD mengaku kalau korban membawa parang dan menyerang mereka. Saat itu ada warga yang melerai sehingga parang yang dibawa korban terjatuh dan diambil oleh terduga pelaku yang dipakai membela diri dan berujung pada penganiayaan pada korban.
Namun keterangan ini akan disandingkan dengan keterangan korban nanti. "Korban masih dirawat di rumah sakit sehingga belum diperiksa. Nanti keterangan terduga pelaku dan korban akan kita cocokkan," tambah Kapolsek.
Baca Juga:Untuk sementara, penyidik Polsek Kota Lama baru meminta keterangan dari sejumlah saksi dan terduga pelaku. "Dua terduga pelaku sudah kita amankan dan sudah memberikan keterangan," tandas Kapolsek.
Imanuel Kevin Dolaben (18) mengalami sejumlah luka pada beberapa bagian tubuhnya pasca mengalami penganiayaan pada Sabtu (4/7/2026) subuh sekitar pukul 04.00 Wita.
Warga Jalan Bumi I Blok 2 Gang I, RT 002/RW 001, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh seperti luka robek pada tangan kiri dan kanan serta punggung yang diduga akibat dari benda tajam.
Korban dikeroyok oleh orang tidak dikenal di depan rumah Tony Kiulubalu di Jalan Bumi I, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, kota Kupang.
Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman saat dikonfirmasi pada Minggu (5/7/2026) mengaku masih mencari saksi guna mengungkap pelaku dan latar belakang kasus ini.
Kansar Kupang Kerahkan KN SAR Antareja 233 Ke Flores Bantu Penanganan Dampak Gempa
Polisi di Kupang Bubarkan Pesta Karena Suara Musik Hingga Subuh
Disebut 'Suanggi', Warga Oebufu-Kota Kupang Terlibat Salah Paham
Dibubarkan Polisi Namun Judi Sabung Ayam Masih Terjadi Di Kelurahan Airnona, Pemilik Lahan Beri Peringatan Tegas
Sakit Hati Sering Direndahkan Jadi Alasan Siswa SMK Pelayaran Lasiana Tikam Gurunya