Selasa, 31 Maret 2026

Amankan Sidang di Pengadilan, Dua Anggota Polres Rote Ndao Luka Terkena Lemparan Baru

Imanuel Lodja - Selasa, 31 Maret 2026 16:00 WIB
Amankan Sidang di Pengadilan, Dua Anggota Polres Rote Ndao Luka Terkena Lemparan Baru
ist
Satu dari dua anggota Polres Rote Ndao terluka kena lemparan saat mengamankan sidang

digtara.com -Dua orang personel Polres Rote Ndao mengalami luka serius di bagian kepala karena terkena lemparan batu saat melaksanakan pengamanan di depan kantor Pengadilan Negeri Ba'a, Kabupaten Rote Ndao, Senin (30/3/2026).

Baca Juga:

Kedua personel yakni Briptu Fribet Tulle dan Briptu Fajar Yakob.

Mereka terkena lemparan batu saat melakukan penyekatan terhadap massa aksi mendukung aparat penegak hukum dalam melaksanakan tugasnya tanpa adanya tekanan dari pengunjuk rasa dan massa pendukung terdakwa Erasmus Frans yang menuntut terdakwa dibebaskan tanpa syarat.

Berawal dari masing masing orator yang menyampaikan orasi kemudian terjadi saling provokasi yang mengakibatkan pelemparan batu ke arah personel Polres Rote Ndao yang melakukan penyekatan.

Baca Juga:
Aksi anarkis ini berhasil dihalau personel Polres Rote Ndao yang melakukan pelayanan pengamanan penyampaian pendapat dimuka umum.

Kedua personel bersimbah darah akibat lemparan batu dari arah depan kantor Kejaksaan Negeri Baa.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono menyayangkan kejadian ini.

"Kita sudah lakukan penyekatan di lapangan dan memberikan himbauan agar tidak terjadi bentrok antar kubu. namun masih juga terjadi aksi provokasi yang berakibat pelemparan batu sehingga terjadi korban luka dari personel pengamanan," ungkap Kapolres pada Selasa (31/3/2026).

Briptu Fajar terkena dua kali lemparan batu yaitu di area punggung dan area kepala.

Setelah penanganan medis terdapat tujuh jahitan luka pada area kepala yang mengalami luka.

Baca Juga:
Briptu Fribet Tulle juga mengalami luka di area kepala akibat lemparan batu dari massa akso.

Setelah dirawat di RSUD Ba'a, luka yang dialami mendapatkan enam jahitan.

Massa aksi pendukung terdakwa Erasmus Frans kembali melakukan unjuk rasa di halaman Kantor Kejari Baa pada Senin petang.

Massa kembali melakukan pembakaran ban bekas.

Massa aksi berusaha untuk mendobrak masuk pintu kantor Kejari Baa namun karena barikade Personel Polres Rote Ndao yang tidak bisa ditembus akhirnya massa membubarkan diri.

Pelayanan pengamanan penyampaian aspirasi yang berlangsung pada Senin (30/3/2026) berjalan aman.

"Walaupun dua personel Polres harus mendapat perawatan intensif karena aksi pelemparan dari massa yang berada di depan Kantor Kejari Baa," tandas Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Video Asusila Anggota Polres Rote Ndao Dengan Seorang Wanita Viral, Anggota Langsung Diproses Hukum

Video Asusila Anggota Polres Rote Ndao Dengan Seorang Wanita Viral, Anggota Langsung Diproses Hukum

Polres Rote Ndao Bangun Pos Pengamanan Lebaran Di Pulau Terluar

Polres Rote Ndao Bangun Pos Pengamanan Lebaran Di Pulau Terluar

Ditangkap di Rote Ndao, Tujuh WNA Uzbekistan dan China Dilimpahkan ke Imigrasi Kupang

Ditangkap di Rote Ndao, Tujuh WNA Uzbekistan dan China Dilimpahkan ke Imigrasi Kupang

Salah Paham Berujung Tawuran, Polisi Panggil Puluhan Siswa dan Orang Tua

Salah Paham Berujung Tawuran, Polisi Panggil Puluhan Siswa dan Orang Tua

Terdampar di Rote Ndao, 34 Paus Pilot Berhasil Diselamatkan

Terdampar di Rote Ndao, 34 Paus Pilot Berhasil Diselamatkan

Ratusan Paket Takjil Dibagikan Polsek Rote Timur dan Bhayangkari Bagii Warga dan Nelayan

Ratusan Paket Takjil Dibagikan Polsek Rote Timur dan Bhayangkari Bagii Warga dan Nelayan

Komentar
Berita Terbaru