Bandara El Tari Kupang Bakal Alami Lonjakan Penumpang Sebelum dan Pasca Lebaran
digtara.com -Pihak Bandar Udara (Bandara) Internasional El Tari Kupang memperkirakan akan melayani sebanyak 53.763 penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini.
Baca Juga:
General Manager Bandara El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, mengatakan lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada beberapa hari menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri.
"Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran dengan jumlah penumpang sekitar 3.450 orang," jelas Teguh pada Sabtu (14/3/2026).
Baca Juga:Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 atau H+6 Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 3.819 orang.
Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan selama periode angkutan Lebaran, pihak bandara juga melakukan berbagai langkah pengawasan dan pemeriksaan, seperti sweeping pas bandara, penertiban instalasi listrik, hingga ramp check terhadap kelayakan kendaraan operasional di area bandara.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan kendaraan operasional pendukung penerbangan memenuhi standar keselamatan serta siap mendukung kelancaran operasional selama periode Lebaran," tegasnya.
Selama periode Posko Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 yang berlangsung selama 18 hari, bandara tersebut diproyeksikan melayani puluhan ribu penumpang.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Henry Novika Chandra, mengatakan pengamanan di kawasan bandara menjadi bagian penting dari rangkaian pengamanan arus mudik dan arus balik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Turangga 2026.
Baca Juga:
Hendak ke Malaysia, Lima Calon PMI Non Prosedural Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT
Ahsan Fauzi, Anggota MCH PPIH 2026: Tugasku Ibadahku
Libur Sekolah, Bandara Kualanamu Layani 178.766 Penumpang hingga Akhir Juni
Ketemu Anaknya Bertugas di Bandara Madinah. Giyatmi Harto Wiyono Jemaah Asal Sukoharjo: Saya Sangat Bersyukur, Senang, dan Bangga
Hari Ke-62 Operasional Haji, 66 Persen Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air