Senin, 27 Juli 2026

Anggota Brimob Dikerahkan Atasi Konflik Warga di Flores Timur

Imanuel Lodja - Sabtu, 07 Maret 2026 14:32 WIB
Anggota Brimob Dikerahkan Atasi Konflik Warga di Flores Timur
ist
Personil Brimob diterjunkan ke lokasi konflik di Kecamatan Adonara Timur

digtara.com - Aparat Polres Flores Timur, Polda NTT bergerak cepat meredam ketegangan antarwarga yang sempat terjadi di wilayah Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga:

Insiden yang melibatkan warga Dusun Bele, Desa Waiburak dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina itu dipicu oleh perbedaan persepsi terkait rencana pemanfaatan lahan di perbatasan kedua wilayah.

Kapolres Polres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, mengatakan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi serta mencegah konflik berkembang lebih luas.

"Personel Polres Flores Timur bersama Polsek Adonara Timur segera melakukan pengamanan di lokasi kejadian serta melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar situasi tetap kondusif," ujar AKBP Adhitya Octorio Putra pada Jumat (6/3/2026) malam.

Baca Juga:
Langkah pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan untuk mencegah pergerakan massa dari kedua kelompok.

Selain itu, kepolisian juga melakukan komunikasi intensif dengan para tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemerintah desa guna meredam ketegangan.

"Kami mengedepankan pendekatan humanis dengan melibatkan tokoh adat dan tokoh masyarakat agar persoalan ini dapat diselesaikan melalui musyawarah," jelasnya.

Dari hasil pendataan sementara di lapangan, terdapat enam bangunan warga yang mengalami kerusakan, terdiri dari gudang kopra, tempat usaha (cuci motor dan pangkas rambut) dan rumah tinggal warga.

Kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh aparat bersama pemerintah desa.

Selain kerusakan bangunan, beberapa warga juga mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:
Di lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan saat ketegangan berlangsung, antara lain ketapel, anak panah dan senjata tajam jenis parang.

Beberapa alat rakitan yang diduga digunakan sebagai alat kejut

Barang-barang tersebut saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Flores Timur mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

"Kami mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Percayakan penyelesaian persoalan ini kepada aparat dan pemerintah daerah melalui jalur dialog dan musyawarah," tegas AKBP Adhitya Octorio Putra.

Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah berkomitmen terus memfasilitasi dialog antara kedua pihak guna mencari solusi yang adil serta menjaga situasi keamanan di wilayah Adonara Timur tetap kondusif.

Baca Juga:
Kerahkan Brimob

Polda Nusa Tenggara Timur mengerahkan personel Brimob untuk membantu pengamanan di wilayah yang terdampak konflik.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi Amankan Dan Musnahkan Bom Rakitan Temuan Warga Adonara Timur

Polisi Amankan Dan Musnahkan Bom Rakitan Temuan Warga Adonara Timur

Libatkan Tokoh Adat dan Tim Mediasi, Kapolres Flores Timur Perkuat Rekonsiliasi di Adonara Timur

Libatkan Tokoh Adat dan Tim Mediasi, Kapolres Flores Timur Perkuat Rekonsiliasi di Adonara Timur

Cari Akar Masalah Konflik di Adonara Timur, Wakapolda NTT Himbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

Cari Akar Masalah Konflik di Adonara Timur, Wakapolda NTT Himbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

Situasi di Adonara Kondusif, Polisi Tetap Kedepankan Pendekatan Persuasif

Situasi di Adonara Kondusif, Polisi Tetap Kedepankan Pendekatan Persuasif

Wakapolda NTT : Konflik Adonara Selesai Jika Ada Komitmen Bersama

Wakapolda NTT : Konflik Adonara Selesai Jika Ada Komitmen Bersama

Percepat Penyelesaian Konflik, Wakapolda NTT Turun Langsung ke Adonara Timur

Percepat Penyelesaian Konflik, Wakapolda NTT Turun Langsung ke Adonara Timur

Komentar
Berita Terbaru