PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia
digtara.com -Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipulangkan ke tanah air dalam kondisi meninggal dunia setelah menghembuskan napas terakhirnya di Malaysia.
Baca Juga:
Pemulangan jenazah tersebut berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 Wita di rumah Singgah Nelle Kolibuluk, Desa Nelle Urung, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka.
Proses pemulangan difasilitasi instansi terkait dengan pengawalan dan pengawasan ketat oleh pihak Polres Sikka.
Baca Juga:Jenazah diketahui bernama SW, seorang pria berusia 60 tahun, merupakan warga Desa Reruwairere Palue, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
SW tercatat sebagai PMI nonprosedural (undocumented) yang bekerja sebagai buruh sawit di Malaysia.
Berdasarkan dokumen resmi daftar kematian nomor 2228332 tanggal 29 Januari 2026 yang diterbitkan oleh Hospital Sultanah Aminah, Johor Bahru, SW dinyatakan meninggal dunia pada 28 Januari 2026 pukul 13.17 WIB.
Pihak rumah sakit juga memastikan bahwa jenazah telah dilakukan otopsi atas permintaan pihak keluarga, dalam hal ini istri almarhum, TL, guna memastikan penyebab kematian secara medis.
Setelah seluruh proses administrasi dan medis selesai, jenazah kemudian dipulangkan ke Indonesia untuk dimakamkan oleh keluarga di kampung halaman.
Baca Juga:Sebelum meninggal dunia, SW diketahui berada di ruang tunggu terminal feri lantai 1 Berjaya Waterfront, Jalan Ibrahim Sultan 81100 Johor Bahru, yang sekaligus menjadi lokasi terakhir tempat ia menghembuskan napas terakhirnya.
Proses pemulangan jenazah berlangsung cukup panjang dan melelahkan.
Pada pukul 06.00 Wita, jenazah tiba dari Kupang menggunakan kapal KM Wilis dan sandar di Kabupaten Ende.
Sekitar pukul 09.00 Wita, jenazah akhirnya tiba di rumah Singgah Nelle Kolibuluk dan diserahkan kepada pihak keluarga serta petugas terkait.
Baca Juga:
Terdampar di Perairan Rote Ndao, Segerombolan Ikan Paus Pilot Diselamatkan Polisi
Pelaku Curanmor di Manggarai-NTT Dibekuk Polisi
Pemkab TTU Digugat Pengusaha Soal Tunggakan Pengadaan Vaksin HPV
Panen Jagung Sukses di Tahun 2025, Polres TTS Kembali Kelola 1.500 Hektar Lahan Untuk 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Angin Kencang