Kamis, 08 Oktober 2026

PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia

Imanuel Lodja - Senin, 09 Februari 2026 12:40 WIB
PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia
ist
PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia

digtara.com -Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipulangkan ke tanah air dalam kondisi meninggal dunia setelah menghembuskan napas terakhirnya di Malaysia.

Baca Juga:

Peristiwa ini menambah daftar panjang warga NTT yang harus pulang ke kampung halaman bukan sebagai pahlawan devisa, melainkan dalam peti jenazah.

Pemulangan jenazah tersebut berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 Wita di rumah Singgah Nelle Kolibuluk, Desa Nelle Urung, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka.

Proses pemulangan difasilitasi instansi terkait dengan pengawalan dan pengawasan ketat oleh pihak Polres Sikka.

Baca Juga:
Jenazah diketahui bernama SW, seorang pria berusia 60 tahun, merupakan warga Desa Reruwairere Palue, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

SW tercatat sebagai PMI nonprosedural (undocumented) yang bekerja sebagai buruh sawit di Malaysia.

Berdasarkan dokumen resmi daftar kematian nomor 2228332 tanggal 29 Januari 2026 yang diterbitkan oleh Hospital Sultanah Aminah, Johor Bahru, SW dinyatakan meninggal dunia pada 28 Januari 2026 pukul 13.17 WIB.

Penyebab kematian masih dalam status pending Laboratory Investigations, menandakan bahwa hasil pemeriksaan medis lanjutan belum sepenuhnya tuntas pada saat laporan diterbitkan.

Pihak rumah sakit juga memastikan bahwa jenazah telah dilakukan otopsi atas permintaan pihak keluarga, dalam hal ini istri almarhum, TL, guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Setelah seluruh proses administrasi dan medis selesai, jenazah kemudian dipulangkan ke Indonesia untuk dimakamkan oleh keluarga di kampung halaman.

Baca Juga:
Sebelum meninggal dunia, SW diketahui berada di ruang tunggu terminal feri lantai 1 Berjaya Waterfront, Jalan Ibrahim Sultan 81100 Johor Bahru, yang sekaligus menjadi lokasi terakhir tempat ia menghembuskan napas terakhirnya.

Proses pemulangan jenazah berlangsung cukup panjang dan melelahkan.

Pada pukul 06.00 Wita, jenazah tiba dari Kupang menggunakan kapal KM Wilis dan sandar di Kabupaten Ende.

Selang 15 menit kemudian, jenazah diberangkatkan menuju Kabupaten Sikka menggunakan ambulans melalui jalur darat.

Sekitar pukul 09.00 Wita, jenazah akhirnya tiba di rumah Singgah Nelle Kolibuluk dan diserahkan kepada pihak keluarga serta petugas terkait.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tuntaskan Penanganan, Polsek Alak Bedah Dua Kasus Dalam Gelar Perkara

Tuntaskan Penanganan, Polsek Alak Bedah Dua Kasus Dalam Gelar Perkara

Bhayangkari Polres Manggarai Salurkan Bantuan Kursi Roda dari Divisi Humas Polri Bagi Lansia Perempuan di Manggarai

Bhayangkari Polres Manggarai Salurkan Bantuan Kursi Roda dari Divisi Humas Polri Bagi Lansia Perempuan di Manggarai

Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Komentar
Berita Terbaru