Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf
digtara.com -Sebuah video viral dan beredar luas di media sosial menunjukkan aksi tidak terpuji sejumlah pemuda.
Baca Juga:
Empat pemuda yang diketahui merupakan warga Amarasi, Kabupaten Kupang, NTT nampak dalam video sedang mengkonsumsi minuman keras (Miras) lokal.
Mereka secara bergiliran mengedarkan gelas berisi miras.
Aksi mereka dilakukan di ruang rawat inap Bogenvil 2 Puskesmas Oekabiti, Kelurahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang pada Selasa (6/1/2026) malam.
Baca Juga:
Kapolres Kuoang, AKBP Rudi JJ Ledo melalui Humas Polres Kupang, Ipda Lalu Randy Hidayat membenarkan kejadian tersebut.
"Benar, kejadiannya di Puskesmas Oekabiti dan sudah diselesaikan. Para pelaku sudah menyatakan permohonan maaf secara terbuka," ujarnya pada Jumat (9/1/2026) malam.
Empat pelaku masing-masing IA alias Irwan (19), IMT alias Iyan (20), JRO alias Jehan (20) serta ChRB alias Raymond (30).
Para pelalu merupakan warga Kelurahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang.
Baca Juga:
Kejadiannya pada Jumat (9/1/2026). Mereka mengunjungi dan menjenguk teman mereka yang sedang sakit dan dirawat di Puskesmas Oekabiti.
Kemudian mereka mengkonsumsinya di dalam ruangan Bogenvile 2 dan diviralkan oleh akun rekan melalui akun facebook, instagram dan story whatsapp.
Kepala Puskesmas Oekabiti, Yorim Paulina Nokas ke Polsek Amarasi untuk minta agar para pemuda tersebut untuk diminta klarifikasi dan permohonan maaf atas perbuatannya.
Polsek Amarasi menindak lanjuti pengaduan dan permintaan tersebut dengan melakukan koordinasi kepada pemuda pemuda tersebut lewat tokoh masyarakat.
Baca Juga:
Para pemuda tersebut datang ke Polsek Amarasi dan membuat surat pernyataan dan klarifikasi.
Kapolsek Amarasi, Iptu Basilio Pareira bersama Wakapolsek Amarasi, Ipda Adrianus Arifin, Kanit provos Polsek Amarasi, Aipda Yapri Bira, Ka SPKT II, Aipda Nikson Kase Bersama Bhabinkamtibmas Bripka Berto Bidjae menyaksikan klarifikasi vidio yang beredar di Puskesmas Oekabiti.
Selain mengklarifikasi, mereka pun membuat surat pernyataan di Polsek Amarasi.
Para pemuda ini membuat video klarifikasi di Polsek Amarasi dan di ruang Bogenvil 2 Puskesmas Oekabiti.
Baca Juga:
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Pemulung
Diduga Depresi, Seorang Perempuan di Kota Kupang Diamankan di Pinggir Jalan
Berkelahi Karena Mabuk Miras, Delapan Remaja di Kupang Sepakat Berdamai
Pastikan Layanan Publik Profesional, Wakapolda NTT Tinjau Pelayanan Satlantas Polresta Kupang Kota
Pimpin PERDATIN NTT Periode Kedua, Ketua Siap Perkuat Layanan Anestesi dan Terapi Intensif Hingga Daerah Terpencil
Anggota Polresta Kupang Kota Bantu Pembangunan Gereja Katolik Naioni
SPN Polda NTT Bakal Didik 146 Orang Calon Bintara Remaja
Safety Ridding dan Klaim Asuransi Jadi Topik Bahasan Jasa Raharja-Satlantas Dan Bhayangkari Polres Sumba Timur Saat “Ngobrol Santai”
Antisipasi Kecelakaan Laut, Polres Manggarai Barat Sebarkan Himbauan Dalam Dua Bahasa
Dua Warga Adonara-Flores Timur Tewas Dalam Bentrok Antar Warga
Pasangan Pelaku Buang Bayi di Belu Dibekuk Tim Resmob Polda NTT dan Polres Belu di Kota Kupang
Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di Medan, Tawarkan Teknologi Hybrid dan Fitur Lebih Modern
Fitur Minecraft Bedrock Edition yang Tidak Ada di Java Edition