Keluarga Korban Kapal Tenggelam di Selat Padar Apresiasi Proses Pencarian dan Berharap Empat WNA Bisa Ditemukan
Baca Juga:
- 6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang
- Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa
- Tengah Malam Wakapolres Manggarai Barat Antar Bantuan Bagi Korban Gempa ke Wilayah Terisolir
"Terima kasih kepada media yang telah memberitakan kisah ini, meskipun hal ini sangat menghancurkan hati kami," tutupnya.
Kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam saat melakukan perjalanan wisata ke Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo (TNK).
Usai menikmati spot wisata itu mereka lalu bergerak ke Pulau Padar untuk selanjutnya melakukan treking di Pulau Padar pada Sabtu pagi.
Baca Juga:
Tim SAR gabungan telah mengevakuasi tujuh dari total 11 korban kapal wisata bernama KM Putri Sakinah yang tenggelam di Perairan Pulau Padar, Sementara itu, empat WNA asal Spanyol masih hilang
Para korban yang hilang terdiri dari satu orang ayah, Martin Carreras Fernando yang merupakan pelatih sepak bola Klub Valencia B Spanyol dan anak tiga orang anaknya (Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, Martinez Ortuno Enriquejavier).
Hingga Minggu (27/12/2025) petang masih belum membuahkan hasil.
Akan tetapi pada pencarian hari Minggu ini ditemukan barang pelampung (life jacket) milik KM Putri Sakinah.
Baca Juga:
Tim SAR Gabungan melaksanakan penyisiran dimulai dari pukul 06.30 Wita.
6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang
Tim Psikologi Jangkau Pulau Terluar di Manggarai Barat Beri Trauma Healing Bagu Korban Gempa
Tengah Malam Wakapolres Manggarai Barat Antar Bantuan Bagi Korban Gempa ke Wilayah Terisolir
Berkas Lengkap, Direktur Agen Perjalanan Wisata di Manggarai Barat Diserahkan ke Kejaksaan
Sejumlah Instansi Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Bumi di Manggarai Barat
WNA Cina Jatuh Dalam Pendakian di Pulau Padar, Tim SAR Gabungan Turun Tangan
Buntut Vonis 15 Tahun Kasus Kematian Tian Bokol, Fasilitas Pengadilan dan Rumah Saksi Dihancurkan Massa dan Keluarga Terdakwa
Pembekuan Rekening Aktivis Dinilai Mirip Taktik Rezim Otoriter, Apa Dampaknya bagi Gerakan Sipil?
Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Jadi Tersangka Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Cek harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 25 Agustus 2026, ANTAM dan UBS
Tujuh Terdakwa Kematian Sebastian Bokol Divonis 15 Tahun, Hakim dan JPU Diserang Hingga Dievakuasi ke Polda NTT
Basarnas Bersama Potensi SAR Intensifkan Distribusi Logistik Melalui Udara di Manggarai Timur
Posko Terpadu Polri Hadirkan Layanan dan Bantuan bagi Pengungsi Gempa NTT