Selasa, 26 Mei 2026

Ungkap Penyebab Kematian, Polres Belu Datangkan Tim Medis Otopsi Jenazah Kalak BPBD Kabupaten Belu

Imanuel Lodja - Rabu, 12 November 2025 08:35 WIB
Ungkap Penyebab Kematian, Polres Belu Datangkan Tim Medis Otopsi Jenazah Kalak BPBD Kabupaten Belu
ist
Tim medis dipimpin dr. Edwin Tambunan melakukan otopsi jenazah Kalak BPBD Kabupaten Belu pada Selasa (11/11/2025)
Jenazah korban yang juga kepala pelaksana BPBD Kabupaten Belu kemudian dievakuasi ke rumah sakit umum Daerah Atambua.

Baca Juga:

Polisi pun melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti dipimpin Kasat Reskrim dan Wakapolsek Kakuluk Mesak.

"(Penyebab kematian) masih dalam penyelidikan dan akan dilakukan otopsi," ujar kasat Reskrim Polres Belu.

Fransiskus Asten yang adalah satu pejabat eselon II Pemkab Belu dilaporkan telah meninggalkan rumah sejak Jumat (7/11/2025) pukul 18.55 Wita.

Baca Juga:
Pihak keluarga pun telah mengadukan resmi ke Polres Belu dengan laporan orang hilang dengan nomor LP/B/17/XI/2025/SPKT/Polres Belu/Polda NTT.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dua Arena Judi di Kabupaten Belu Dibongkar Polisi

Dua Arena Judi di Kabupaten Belu Dibongkar Polisi

Dua PMI Ilegal Meninggal di Perairan Malaysia, Polda NTT Bantu Ambil Sampel DNA Kerabat

Dua PMI Ilegal Meninggal di Perairan Malaysia, Polda NTT Bantu Ambil Sampel DNA Kerabat

Korban Mengaku Tidak Disetubuhi dan Masa Tahanan Habis, Tersangka PK Dibebaskan dari Sel

Korban Mengaku Tidak Disetubuhi dan Masa Tahanan Habis, Tersangka PK Dibebaskan dari Sel

Tersangka Masih Ditahan, Berkas Perkara Piche Kota Belum Lengkap

Tersangka Masih Ditahan, Berkas Perkara Piche Kota Belum Lengkap

Polda NTT Beri Penghargaan Pada Anggota Polres Belu Dan Pegawai Bea Cukai

Polda NTT Beri Penghargaan Pada Anggota Polres Belu Dan Pegawai Bea Cukai

Ungkap Penyelundupan Rokok Ilegal Jaringan Internasional, Tim Gabungan Amankan Tiga WNA

Ungkap Penyelundupan Rokok Ilegal Jaringan Internasional, Tim Gabungan Amankan Tiga WNA

Komentar
Berita Terbaru