Terungkap! Prada Lucky Alami Penyiksaan Berat Sebelum Tewas
Baca Juga:
sejak diperiksa itulah korban mulai mengalami penyiksaan oleh terdakwa 1 dengan cara mencambuk menggunakan selang dan memukul menggunakan sandal jepit ke wajah Prada Lucky.
"Bahwa sewaktu terdakwa 1 menginterogasi almarhum Lucky Chepril Saputra Namo tidak mengakui atas perbuatan nya sehingga terdakwa 1 jengkel kemudian terdakwa 1 mengambil sebuah selang warna biru sepanjang kurang lebih 40 centimeter yang berada diatas meja lalu mencambuk pada bagian punggung almarhum prada Lucky Chepril Saputra Namo beberapa kali, kemudian menampar wajah almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo dengan menggunakan sandal jepit," kata Letkol Chk. Yusdiharto.
Diuraikan oditur bahwa korban mengalami penyiksaan secara bergantian yang dilakukan oleh belasan terdakwa lainnya yang tidak lain adalah para senior dari korban Prada Lucky.
Baca Juga:
Penyiksaan dilakukan di ruang staf intel dan staf personalia Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Waka Nga Mere (Yonif TP 834/WM.
Dan itu dilakukan sepanjang malam tanggal 27 Juli hingga tanggal 28 Juli pagi. Korban pun sempat melarikan diri pada tanggal 28 Juli pagi pukul 06.00 wita karena diduga tidak tahan mengalami penyiksaan.
Namun beberapa personil kemudian mencari korban dan membawanya kembali ke markas batalyon.
Saat itu korban terus mengalami penyiksaan yang dilakukan secara bergantian oleh belasan terdakwa dengan cara dicambuk menggunakan selang, kabel dan sandal serta pukulan tangan.
Para terdakwa yang terlibat termasuk Letda Inf. Achmad Thariq Al Qindi Singajuru (terdakwa 16), yang juga duduk sebagai terdakwa.
Baca Juga:
Korban juga disuruh berdiri oleh Letda Achmad Thariq Al Qindi Singajuru (terdakwa 16) lalu dipukuli di ulu hati menggunakan tangan yang mengakibatkan korban perlahan terjatuh karena kesakitan dan kesulitan bernapas.
Korban pun terus dianiaya oleh terdakwa lainnya hingga tanggal 29 Juli 2025 pagi.
Denpom IX/1 Kupang telah menetapkan 22 tersangka prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Waka Nga Mere sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya Prada Lucky.
Pastikan Layanan Publik Profesional, Wakapolda NTT Tinjau Pelayanan Satlantas Polresta Kupang Kota
Pimpin PERDATIN NTT Periode Kedua, Ketua Siap Perkuat Layanan Anestesi dan Terapi Intensif Hingga Daerah Terpencil
Anggota Polresta Kupang Kota Bantu Pembangunan Gereja Katolik Naioni
Peras Wanita, Oknum Polisi Gadungan di Kupang Diamankan Tim Gabungan Polisi
Pesta di Kupang Ricuh, Polisi Amankan Belasan Sepeda Motor dan Puluhan Pemuda
Sejumlah Peserta Ramaikan Turnamen Billiard Wali Kota Kupang Cup I, Panitia Siapkan Bonus Jutaan Rupiah
EA Sports Bagikan Kode Redeem FC Mobile Terbaru 15 Juli 2026, Pemain Berpeluang Dapat Player Pack OVR 115–118 Gratis
Perkuat Sinergitas, Kapolres Alor Silaturahmi Dengan Kejaksaan
Ungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Kuasa Hukum Terlapor Dorong Otopsi
Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif, Sentimen Konflik AS-Iran Masih Membayangi
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan Saham CDIA hingga SMDR
Tidak Intimidasi Dokter Icha, Kuasa Hukum Terlapor Sebut Hanya Diskusi Soal Penanganan Pasien
Turun Lagi! Cek Harga Emas ANTAM dan UBS di Pegadaian Hari Ini Rabu 15 Juli 2026