Ibu Prada Lucky Akui Tidak Ada Santunan dari Batalyon Bagi Keluarganya
digtara.com -Sepriana Paulina Mirpey, ibu dari almarhum Prada Lucky Chepril Saputra mengungkap tidak ada santunan apapun dari batalion pasca kematian putranya.
Baca Juga:
"Jadi saya tidak menandatangani," sebut dia.
Ibunda Prada Lucky, Sepriana, membenarkan adanya sejumlah transferan uang kepadanya namun untuk ibadah dan pemakaman Prada Lucky.
Baca Juga:Misalnya, uang sejumlah Rp 5 juta itu untuk membayar tenda dan kursi karena waktu itu cukup banyak masyarakat yang hadir.
Setelah itu pada malam ketiga, ia mengaku mendapat kiriman uang dari Ibu Dandim Rote Ndao, tempat ayah Prada Lucky, Christian Namo, bertugas.
Sedangkan untuk ibadah malam 40 hari ditanggung batalion.
Uang ini dikumpulkan oleh 22 tersangka, masing-masing Rp 10 juta.
Uang ini diberikan beserta dengan surat pernyataan maaf yang berisi daftar nama 22 prajurit yang sudah ditangkap saat itu sebagai pelaku.
Baca Juga:Hal ini ia ungkap dalam sidang pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Senin (27/10/2025).
Sepriana hadir sebagai saksi terhadap terdakwa Ahmad Faisal selaku komandan kompi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834 Wakanga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sepriana membantah soal adanya santunan kepada keluarganya.
"Tapi santunan ini bilangnya ada pernyataan yang harus ditandatangani. Pratu Napu ini menunjukkan HP-nya soal pernyataan itu, disitu saya membaca," jelas Sepriana.
Baca Juga:
Remaja Pria Warga Amfoang Timur-Kupang Ditemukan Pingsan di Wilayah Oecusse-Timor Leste
Salut, Dibantu Polisi Sopir Taksi di Kupang Kembalikan Laptop Penumpang Yang Sudah Dua Pekan Tertinggal
Story Whatsapp Berujung Laporan Polisi, Polisi Upayakan Penyelesaian Damai
Tawuran Malam Hari, Tiga Pemuda di Kota Kupang Diamankan Polisi
Patroli Lampu Biru di Kota Kupang Amankan Sejumlah Remaja Pria Saat Pesta Miras