Masyarakat Manggarai Barat Resah Dengan Isu Penculikan Anak, Polisi Pastikan Hoax
digtara.com -Masyarakat Kabupaten Manggarai Barat, NTT dalam pekan ini resah dengan beredarnya informasi liar terkait penculikan anak di kampung Wae Moto, Desa Compang Liang Dara, Kecamatan Mbeliling, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
Baca Juga:
- Alasan Kesehatan, Lansia Pelaku Pemerkosaan Dua Bocah di Manggarai Barat Diperiksa di Rumah
- Hampir Dua Pekan disemayamkan di Manggarai Barat, Jenazah Dua WNA Austria Diberangkatkan ke Denpasar
- Belajar Dari Insiden Meninggalnya WNA Austria di Lokasi Wisata, Polisi-Warga di Manggarai Barat Intensifkan Sidak di Lokasi Wisata
Informasi soal kasus penculikan anak ini sempat viral di media sosial. Polisi pun memastikan kalau informasi tersebut tidak benar alias hoax.
Polisi menyebut, peristiwa yang ramai disebut sebagai penangkapan pelaku penculikan anak itu ternyata orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Kasi Humas Polres Mabar, Ipda Hary Suryana, membantah kabar yang menyebut telah terjadi upaya penculikan anak di wilayah Kampung Wae Moto, Desa Compang Liang Dara.
Baca Juga:
Kejadian yang sebenarnya terjadi di wilayah Kampung Pau, Desa Pantar, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat.
"Pria itu diamankan warga di sekitar Hutan Kampung Pau, Desa Pantar bukan di kampung Wae Moto. Jadi, informasi soal penculikan anak itu tidak benar," tegasnya.
Kejadian itu bermula, ketika salah satu warga Kampung Pau bertemu EJ (40) di sekitar Hutan Pau. Melihat pria paruh baya itu, warga tersebut langsung memberitahukan kepada warga desa setempat.
"Warga tersebut menduga EJ adalah pelaku penculikan anak yang sedang viral di Manggarai Raya karena melihat yang bersangkutan membawa tas gendong berukuran besar," jelasnya.
Ia menambahkan kalau EJ diamankan oleh warga Kampung Pau, Desa Pantar, pada Sabtu (11/10/2025) petang sekitar pukul 16.00 Wita.
Baca Juga:
Kemudian EJ dijemput oleh pihak kepolisian setempat. Selanjutnya diamankan di Polsek Komodo untuk dimintai keterangan dan dipertemukan dengan pihak keluarga.
"Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan saat pulang merantau dari Kalimantan," ungkap Kasi Humas.
Kini, EJ sudah diserahkan kepada keluarga untuk dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Meler, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT.
"Yang bersangkutan sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang," sebutnya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Alasan Kesehatan, Lansia Pelaku Pemerkosaan Dua Bocah di Manggarai Barat Diperiksa di Rumah
Hampir Dua Pekan disemayamkan di Manggarai Barat, Jenazah Dua WNA Austria Diberangkatkan ke Denpasar
Belajar Dari Insiden Meninggalnya WNA Austria di Lokasi Wisata, Polisi-Warga di Manggarai Barat Intensifkan Sidak di Lokasi Wisata
Fasilitas Rusak, Akses ke Lokasi Wisata Alam Danau Sano Limbung-Manggarai Barat Ditutup Sementara
Polres Manggarai Barat Periksa Lima Saksi Dalam Kasus Tewasnya Dua WNA Austria
Kapal Phinisi di Manggarai Barat Diduga Salahgunakan BBM Solar Bersubsidi
Polairud Polda NTT Gagalkan Percobaan Penyelundupan Sembilan WNA Uzbekistan Ke Australia
Ini Empat Buronan Penyelundup WNA China dan Uzbekistan di Rote Ndao
Komitmen Zero TPPO, Polda NTT Bongkar Jaringan Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia Lintas Wilayah
Kapolda NTT-Pangdam IX/Udayana Kompak Selesaikan Kesalahpahaman di Labuan Bajo
Tikam Istri Hingga Tewas, Pria Di Sabu Raijua Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Kapolres Binjai dan Kasat Reskrim Resmi Dilaporkan ke Propam Mabes Polri: Diduga Banyak Penganan Kasus yang Janggal
Perkuat Pendidikan Integritas dan Partisipasi Masyarakat di Wilayah Timur Indonesia, KPK Lepas Armada JNBA 2026