Selasa, 02 Juni 2026

Sempat Kirim Pesan Ingin Bunuh Diri ke Sejumlah Teman, Gadis di Sumba Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

Arie - Rabu, 08 Oktober 2025 07:55 WIB
Sempat Kirim Pesan Ingin Bunuh Diri ke Sejumlah Teman, Gadis di Sumba Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri
ist
Polisi melakukan olah TKP kasus gantung diri

digtara.com -SMK (16), gadis asal Desa Praikalala, Kecamatan Mahu, Kabupaten Sumba Timur ditemukan tewas gantung diri pada Selasa (7/10/2025).

Baca Juga:

Korban ditemukan di Laranga, RT 14/RW 07, Desa Praikala, Kecamatan Mahu, Kabupaten Sumba Timur.

Pada Selasa siang sekitar pukul 14.00 wita, korban masih berada di kamarnya bersama adiknya SLL (7).

Secara tiba-tiba, korban yang juga siswi SMU ini langsung menyerahkan handphone nya kepada adiknya SLL untuk digunakan.

Baca Juga:
Sementara korban sendiri langsung keluar kamar dan pergi dari rumah tanpa pamit.

Secara tidak sengaja, adik korban, SLL melihat isi chat korban berisi tulisan ingin bunuh diri.

Pesan singkat tersebut dikirim korban ke sejumlah rekannya dan seluruh teman sekolah.

Kuatir dengan nasib sang kakak, adik korban pun melaporkan kepada ibu mereka, MLN (35).

MLN langsung menyuruh SLL mencari keberadaan korban.

Saat mencari, SLL menemukan korban dalam posisi tergantung dengan leher terikat dengan seutas tali yang diikat pada batang pohon nundang di kebun dekat rumah korban.

Baca Juga:
Saat itu, SLL mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

SLL pun menangis histeris dan meminta bantuan warga.

Selang beberapa saat, beberapa warga datang dan langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada aparat Desa Praimbana.

Masyarakat berdatangan mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah di Desa Praimbana, Kecamatan Mahu, Kabupaten Sumba Timur.

Tim medis dari Puskesmas Kananggar pun ke lokasi kejadian melakukan pemeriksaan dan menemukan adanya bekas simpul bentuk oblit.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan adanya bekas ikatan tali di leher korban.

Baca Juga:
Korban dipastikan murni gantung diri. Namun penyebab korban gantung diri masih diselidiki aparat kepolisian.

Keluarga korban mengaku kalau sebelum gantung diri, korban masih ke sekolah dan tidak terlihat ingin melakukan bunuh diri.

Keluarga korban menerima peristiwa tersebut dan menggangap sebagai ajal dari korban dan tidak permasalahkan.

Keluarga juga menolak untuk melakukan atopsi pada korban dan membuat surat penolakan otopsi..

Anggota Polsek Paberewai juga ke lokasi melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah pihak.

Baca Juga:
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr Gede Harimbawan membenarkan kejadian ini.

Polisi, tandasnya sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sempat Utarakan Niat Bunuh Diri, IRT di Manggarai Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sempat Utarakan Niat Bunuh Diri, IRT di Manggarai Ditemukan Tewas Gantung Diri

Remaja Perempuan di Flores Timur Diamankan Polisi Karena Curi Sepeda Motor

Remaja Perempuan di Flores Timur Diamankan Polisi Karena Curi Sepeda Motor

Nobar Final Liga Champion, Satlantas Polres Sumba Timur-Jasa Raharja Beri Edukasi Lalu Lintas Kepada Warga

Nobar Final Liga Champion, Satlantas Polres Sumba Timur-Jasa Raharja Beri Edukasi Lalu Lintas Kepada Warga

Audiens Dengan Aliansi Mahasiswa, Polres Sumba Timur Serius Tangani Dugaan Kekerasan Seksual Dosen Pada Mahasiswi

Audiens Dengan Aliansi Mahasiswa, Polres Sumba Timur Serius Tangani Dugaan Kekerasan Seksual Dosen Pada Mahasiswi

Fasilitas Rusak, Akses ke Lokasi Wisata Alam Danau Sano Limbung-Manggarai Barat Ditutup Sementara

Fasilitas Rusak, Akses ke Lokasi Wisata Alam Danau Sano Limbung-Manggarai Barat Ditutup Sementara

Dilaporkan Gantung Diri, IRT di Kupang Ternyata Dibunuh Keponakannya

Dilaporkan Gantung Diri, IRT di Kupang Ternyata Dibunuh Keponakannya

Komentar
Berita Terbaru