Minggu, 21 Juni 2026

Tolak Tawaran Pengantaran, Penumpang Malah Dianiaya Sopir Mobil Rental

Imanuel Lodja - Selasa, 23 September 2025 12:56 WIB
Tolak Tawaran Pengantaran, Penumpang Malah Dianiaya Sopir Mobil Rental
ist
Anggota Polsubsektor Pelabuhan Tenau Kupang berusaha memediasi sopir mobil rental dan calon penumpang terkait kasus penganiayaan di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (23/9/2025)
digtara.com -Kornelis Faot (26), mengalami luka robek pada kepala bagian kiri belakang, luka pada kaki kanan dan pergelangan tangan kanan gara-gara dianiaya pada Selasa (23/9/2025).

Baca Juga:

Warga RT 005/RW 003, Desa Hoi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini merupakan penumpang yang baru turun dari kapal Binaiya di Pelabuhan Tenau, Kota Kupang.

Kornelis dianiaya oleh Yesaya Andri Agusti Lodoh (20) di depan terminal Helong, Pelabuhan Tenau, Kota Kupang.

Yesaya yang juga warga Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang merupakan sopir taksi Pelabuhan Tenau, Kota Kupang.

Korban mengaku dianiaya pelaku gara-gara menolak tawaran memakai jasa kendaraan pelaku yang saat itu menawarkan untuk mengantar korban.

Selasa, 23 September 2025 pagi sekitar pukul 07.00 wita korban baru turun dari kapal Binaiya dari Pelabuhan Benoa Bali.

Ia pun ke depan terminal Helong di kawasan pelabuhan menunggu jemputan keluarga korban yang sedang dalam perjalanan hendak kembali ke Kabupaten TTS.

Selang beberapa saat, pelaku datang menghampiri korban

Pelaku yang merupakan salah satu sopir taksi Pelabuhan Tenau menawarkan jasa taksi untuk mengantar korban dari Pelabuhan Tenau tujuan lampu merah kilometer 10 Oesapa, Kota Kupang

Pelaku mencoba menawarkan harga Rp 200.000 untuk mengantar korban sampai ke Kelurahan Oesapa.

Namun korban mengatakan bahwa hanya memiliki uang Rp 100.000.

Pelaku kembali menawarkan dengan harga Rp 150.000 dan korban kembali menolak

Kemudian pelaku langsung mengangkat barang-barang milik korban berupa satu sepeda anak-anak, satu tas ransel dan satu kardus.

Semua barang milik korban dimasukkan ke dalam mobil taksi Toyota Avanza warna putih milik pelaku.

Korban langsung mengambil gambar (memotret) mobil dan nomor polisi kendaraan pelaku menggunakan handphone.

Pelaku emosi dan langsung menampar wajah dan pipi korban sebanyak dua kali.

Pelaku juga menarik kerah baju korban serta membanting tubuh korban sebanyak tiga kali hingga korban terjatuh ke aspal.

Hal ini mengakibatkan kepala korban mengalami luka robek, luka pada lutut kaki kanan, luka pada pergelangan dan siku tangan kanan.

Pelaku dan korban langsung diamankan dan dibawa ke Polsubsektor Pelabuhan Tenau Kupang untuk dilakukan mediasi

Korban pun diarahkan ke Polsek Alak untuk membuat laporan polisi karena korban meminta kasus penganiayaan ini diproses lanjut.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari melalui Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel membenarkan kejadian ini dan sedang dalam penanganan pihak kepolisian.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi di Selatan NKRI Sisihkan Gaji dan Remunerasi Untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Polisi di Selatan NKRI Sisihkan Gaji dan Remunerasi Untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Terlibat Sejumlah Kasus Pidana, Pria di Rote Ndao Segera Disidangkan

Terlibat Sejumlah Kasus Pidana, Pria di Rote Ndao Segera Disidangkan

Tidak Terima Ditegur Orang Tua, Siswa SMA Di Sumba Barat Daya Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Tidak Terima Ditegur Orang Tua, Siswa SMA Di Sumba Barat Daya Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Berkas Perkara Eksploitasi Seksual Anak Dibawah Umur P21, Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Perkara Eksploitasi Seksual Anak Dibawah Umur P21, Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kurang dari 24 Jam, Polres Sumba Timur Bekuk Para Pelaku Penganiayaan Menyebabkan Orang Meninggal

Kurang dari 24 Jam, Polres Sumba Timur Bekuk Para Pelaku Penganiayaan Menyebabkan Orang Meninggal

Gara-gara Mangga Untuk Tolakan Miras, Pria di Sumba Timur Tewas Ditebas Dengan Parang

Gara-gara Mangga Untuk Tolakan Miras, Pria di Sumba Timur Tewas Ditebas Dengan Parang

Komentar
Berita Terbaru