IRT Pendulang Emas di Sumba Timur-NTT Tewas Tertimpa Batu
Keluarga juyabmenolak untuk dilakukan otopsi pada korban.
Baca Juga:
Akses jalan ke lokasi kejadian pun cukup jauh. Untuk tiba di sungai tersebut, warga harus berjalan kaki sekitar empat kilometer.
Kondisi jalan juga cukup terjal dan ekstrim. Olah tempat kejadian perkara baru diagendakan pada Selasa (19/8/2025).
Kapolsek dan Camat Matawai La Pawu serta Pemerintah Desa Karipi sudah berulang kali menghimbau agar warga menghentikan kegiatan dulang emas di sungai tersebut.
Namun masih banyak warga yang tidak mengindahkan himbauan tersebut dan masih melakukan kegiatan dulang emas di sungai tersebut.
Kondisi di tempat pendulangan emas pun sangat berbahaya dan rawan terjadinya musibah seperti batu besar yang jatuh dari tebing
Korban diperkirakan meninggal karena tertindih batu besar yang terjatuh dari atas tebing di pinggiran sungai tersebut saat korban asyik mendulang emas.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr Gede Harimbawan membenarkan kejadian ini.
"Keluarga menolak otopsi dan sudah membuat surat pernyataan. Aparat kepolisian sudah ke lokasi melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi," ujar Kapolres pada Selasa (19/8/2025).
Warga Desa Di Sumba Tengah Dilatih Pola Asuh Balita Cegah Stunting Dan Pertolongan Pertama Psikoligis
Polres Manggarai Barat Intensifkan Pengamanan Pasca Bentrok Warga
Dua Kelompok Massa di Manggarai Barat Bentrok Soal Sengketa Lahan
Cuaca Ekstrim Hingga Suhu 7 Derajat Diduga Picu Kematian Mendadak Puluhan Sapi Milik Warga TTS
BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan