Selasa, 16 Juni 2026

Polisi Olah TKP Kebakaran Yang Menewaskan Dua Bocah dan Beri Bantuan Kemanusiaan

Imanuel Lodja - Rabu, 13 Agustus 2025 12:13 WIB
Polisi Olah TKP Kebakaran Yang Menewaskan Dua Bocah dan Beri Bantuan Kemanusiaan
ist
Kasat Reskrim Polres Kupang dan Kapolsek Amfoang Selatan melayat ke rumah duka usai olah TKP kebakaran rumah yang menewaskan dua bocah sekaligus memberikan bantuan tali kasih dari Kapolres Kupang

Peristiwa kebakaran ini menyebabkan dua Balita berusia lima dan tiga tahun meninggal dunia dalam kondisi tubuh hangus terbakar.

Baca Juga:

Satu bocah yang berusia sembilan tahun berhasil selamat namun mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh.

"Ada tiga korban dalam kebakaran rumah tinggal. Dua orang korban jiwa hangus terbakar dan yang satu (orang) selamat," ujar Kapolsek Amfoang Selatan. Iptu Chemy Toleu pada Senin (11/8/2025).

Kebakaran tidak saja melanda rumah tinggal ukuran 3x4 meter beratap seng, tetapi juga menghanguskan dapur berbentuk rumab bulat dan beratap alang-alang.

Korban meninggal dunia yakni MT (5) dan PT (3). Tubuh mereka hangus terbakar.

Sementara Helmi Patresia Toleu, bocah berusia sembilan tahun berhasil selamat dan mengalami luka bakar pada kedua tangannya.

Pada Minggu, 10 Agustus 2025 petang sekira pukul 15.00 wita, kedua orang tua korban pergi ke mamar/kebun untuk mengambil pinang.

Mereka meninggalkan ketiga korban sendirian di rumah hingga malam hari.

Sekira pukul 20.00 wita, korban Helmi Patrisia Toleu sedang bersama kedua adiknya di kamar.

Lampu pelita yang menyala mereka simpan di atas meja makan.

Namun tanpa diduga, seekor anjing masuk dan naik ke atas meja dan menjatuhkan lampu pelita tersebut.

Kemudian terjadi kebakaran. Korban Helmi keluar dari kamar dan melihat api sudah membesar.

Ia masuk kembali ke kamar dalam rumah dan mengajak kedua adiknya untuk keluar.

Namun dua korban meninggal dunia menolak keluar dari kamar, sementara api makin membesar.

Korban Helmi pun berlari keluar sekitar 50 meter untuk mencari pertolongan.

Saat itu Helmi bertemu dengan Abraham Malafu dan Yakobus Toleu dan meminta bantuan.

Abraham dan Yakobus kuatir dengan nasib dua adik Helmi karena Helmi mengaku mau kedua adiknya masih berada dalam rumah yang terbakar.

Abraham dan Yakobue langsung menuju ke rumah yang terbakar. Namun setelah sampai rumah, rumah induk sudah roboh karena hangus terbakar.

Sementara rumah dapur masih sementara terbakar.

Abraham dan Yakobus menuju dapur untuk membongkar namun kedua korban MT dan PT berada di rumah induk yang sudah terbakar.

Abraham, Yakobus dan warga lain kemudian bersama-sama mencari korban MT dan PT.

Saat mereka berdiri di samping rumah induk, barulah mereka melihat korban MT dan korban PT sudah dalam kondisi hangus terbakar di dalam rumah induk tepatnya di kamar belakang rumah.

Abraham mengambil kayu untuk mengeluarkan korban MT dan korban PT karena api masih menyala.

Kondisi tubuh kedua korban sudah hangus terbakar.

Kapolsek menyebutkan kalau rumah yang terbakar belum mempunyai penerangan listrik PLN sehingga selama ini masih menggunakan lampu pelita.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Nagekeo Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Danga

Polres Nagekeo Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Danga

Selundupkan Minyak Tanah Subsidi Ke Rote Ndao, Ditpolairud Polda NTT Amankan Truk dan Ratusan Liter Minyak Tanah

Selundupkan Minyak Tanah Subsidi Ke Rote Ndao, Ditpolairud Polda NTT Amankan Truk dan Ratusan Liter Minyak Tanah

Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas

Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas

Petani di Sumba Timur Dipolisikan Karena Aniaya Ternak Sapi

Petani di Sumba Timur Dipolisikan Karena Aniaya Ternak Sapi

Diduga Stres Dengan Masalah Keluarga, Pria di Manggarai Timur Bunuh Anaknya Kemudian Gantung Diri

Diduga Stres Dengan Masalah Keluarga, Pria di Manggarai Timur Bunuh Anaknya Kemudian Gantung Diri

Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri

Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri

Komentar
Berita Terbaru