Senin, 14 September 2026

Petugas Gabungan Tertibkan Pedagang Liar Yang Pakai Bahu Jalan

Imanuel Lodja - Jumat, 25 April 2025 18:34 WIB
Petugas Gabungan Tertibkan Pedagang Liar Yang Pakai Bahu Jalan
ist
Petugas Gabungan Tertibkan Pedagang Liar Yang Pakai Bahu Jalan

digtara.com - Sebanyak enam unit kendaraan milik pedagang liar diamankan petugas saat operasi gabungan di Pasar Rakyat Batu Cermin, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Jumat (25/4/2025) petang.

Baca Juga:

Kendaraan berjenis bak terbuka (pickup) itu diamankan karena menggunakan bahu jalan untuk parkir dan berjualan.

Operasi penertiban ini melibatkan Satuan Lalu Lintas Polres Manggarai Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Manggarai Barat.

Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama mengatakan kalau penertiban ini penting untuk menertibkan aktivitas lalu lintas di sekitar pasar yang selama ini kerap terganggu, akibat pedagang liar yang berjualan di luar area yang telah ditentukan.

"Keberadaan mobil yang digunakan untuk berjualan mengganggu ketertiban dan membuat kemacetan arus lalu lintas serta membahayakan pengguna jalan raya, untuk itu mereka kami tertibkan," kata Kasat Lantas, Jumat (25/4/2025).

Beberapa kendaraan tersebut tidak dilengkapi dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor polisi dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Saat diperiksa petugas, sebagian kendaraan itu tidak menggunakan plat nomor maupun kelengkapan dokumen. Sehingga langsung kami berikan tindakan penilangan," tuturnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Manggarai Barat, Gabriel Bagung, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari kegiatan rutin untuk menertibkan pedagang liar yang tidak memiliki izin dan berjualan sembarangan di bahu dan badan jalan pasar.

"Kami melakukan penertiban terhadap pedagang-pedagang liar yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan. Ini menyulitkan pelaku usaha resmi di dalam pasar dan mengganggu lalu lintas," ujar Gabriel.

Penertiban ini, lanjut Gabriel, dipicu oleh aksi protes para pelaku usaha resmi yang memiliki lapak di dalam pasar.

"Mereka merasa dirugikan karena pengunjung enggan masuk ke dalam pasar akibat keberadaan pedagang liar yang menjajakan dagangan di jalanan luar," sambungnya.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar pedagang liar ini diketahui berasal dari luar Kabupaten Manggarai Barat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa

Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa

25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah

25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah

Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online

Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online

Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian

Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian

Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores

Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores

6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang

6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang

Komentar
Berita Terbaru