Selasa, 26 Mei 2026

Ungkap Penyebab Kematian, Jenazah Korban Kekerasan di Sumba Tengah Diotopsi

Imanuel Lodja - Senin, 03 Februari 2025 06:50 WIB
Ungkap Penyebab Kematian, Jenazah Korban Kekerasan di Sumba Tengah Diotopsi
istimewa
Ungkap Penyebab Kematian, Jenazah Korban Kekerasan di Sumba Tengah Diotopsi

Langkah ini untuk mengungkap secara ilmiah penyebab kematian AUL, sehingga dapat menjadi dasar dalam penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga:

Pihak kepolisian berharap hasil autopsi nantinya dapat memberikan kejelasan atas dugaan yang berkembang terkait kematian korban.

Setelah proses otopsi selesai, jenazah AUL dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan kembali.

Meskipun harus melalui proses ekshumasi, pihak keluarga menerima dengan harapan bahwa hasil otopsi bisa membawa kejelasan dan keadilan bagi korban.

Pihak kepolisian kini menunggu hasil resmi dari autopsi yang dilakukan oleh tim medis. Hasil tersebut nantinya akan menjadi petunjuk penting dalam menentukan langkah selanjutnya dalam penyelidikan.

Polres Sumba Barat juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil autopsi diumumkan secara resmi.

Korban ditemukan oleh pamannya Petrus Pati Ngedo alias Bapa Auri (44) pada Sabtu (25/1/2025) dalam keadaan pingsan dan dibawa dengan mobil pick up ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

kerabat korban awalnya menduga kalau korban terkena sambaran petir saat berada di lokasi korban ditemukan.

Korban sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Waibakul, Kabupaten Sumba Tengah. Namun keesokan harinya, Minggu (26/1/2025), korban dinyatakan meninggal dunia.

Setelah korban meninggal, dokter sempat melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tubuh korban dan dokter menemukan tanda-tanda kekerasan di beberapa bagian tubuh korban dan juga di area vital.

Dokter sempat menginformasikan kejanggalan tersebut kepada Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Sumba Tengah, kemudian melapor ke Polres Sumba Barat.

Menurut keterangan Petrus Pati Ngedo, sebelum ditemukan tergeletak, korban bermain di rumah Petrus bersama anaknya, korban sempat meminjam handphone milik Petrus yang sedang diisi daya di rumah Ruben Ruwa Kaleka.

Korban mengambil handphone tersebut ke rumah Ruben. Ketika korban tak kunjung kembali, Petrus berinisiatif mencari dan memanggilnya di sekitar rumah Ruben, namun tidak mendapat respons.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polda NTT dan Polres Jajaran Salurkan 112 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Polda NTT dan Polres Jajaran Salurkan 112 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Manfaatkan Hari Libur, Kakanwil Ditjenpas NTT Pantau Pembangunan Dapur MBG di Lapas Waingapu

Manfaatkan Hari Libur, Kakanwil Ditjenpas NTT Pantau Pembangunan Dapur MBG di Lapas Waingapu

Kakanwil Ditjenpas NTT Pastikan Stabilitas Keamanan dan Pembinaan di Lapas Waingapu

Kakanwil Ditjenpas NTT Pastikan Stabilitas Keamanan dan Pembinaan di Lapas Waingapu

Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata

Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata

Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT

Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT

Niat Bercanda, Mahasiswa di Sumba Barat Daya Tewas Ditembak Rekan Dengan Senapan Angin

Niat Bercanda, Mahasiswa di Sumba Barat Daya Tewas Ditembak Rekan Dengan Senapan Angin

Komentar
Berita Terbaru