Warga Sumba Barat Daya Dibacok saat Pulang ke Rumah
digtara.com - Penganiayaan menggunakan benda tajam kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sumba Barat pada Kamis (12/12/2024).
Baca Juga:
Ngongo Lalu (71), seorang guru yang juga warga Desa Dede Pada, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT terluka karena dibacok dengan parang saat pulang ke rumah.
Korban diduga dianiaya dengan parang oleh YE alias Natan, warga Kabupaten Sumba Barat.
Korban dianiaya di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Diratana, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.
Diperoleh informasi kalau sekitar pukul 18.00 wita, korban berjalan kaki hendak pulang ke rumah karena baru pulang dari klinik.
Korban rupanya dibuntuti oleh pelaku. Saat tiba di lokasi tanah runtuh kilometer 4 di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Diratana, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, pelaku mengikuti korban dari belakang.
Sambil mengejar korban, pelaku mengayunkan parang di sepanjang jalan. Kemudian sampai di tempat kejadian, pelaku memotong/membacok korban menggunakan parang.
Akibatnya korban mengalami luka di bagian tangan kiri. Pelaku pun langsung kabur usai membacok korban.
Cegah Karhutla Meluas, Anggota Polres Sumba Barat Daya Bantu Padamkan Kebakaran Hutan
Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi
Pria di TTS Modus Jual Ikan Sambil Jalankan Judi Online
Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan
Tim Dokkes Polda NTT Sisir Wilayah Terdampak Gempa Flores Beri Layanan Kesehatan