Senin, 27 Juli 2026

Gadis Disabilitas di Nagekeo-NTT Jadi Korban Persetubuhan, Dilakukan Berulang Kali

Imanuel Lodja - Selasa, 03 Desember 2024 11:02 WIB
Gadis Disabilitas di Nagekeo-NTT Jadi Korban Persetubuhan, Dilakukan Berulang Kali
net
Ilustrasi.

digtara.com - KF (19), seorang disabilitas cacat mental yang juga warga Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban persetubuhan yang dilakukan BT alias Bambang (25).

Baca Juga:

Korban dicabuli dan disetubuhi pada Senin (25/11/2024) malam lalu. Namun tindak kekerasan seksual ini bukan kali pertama dialami korban tetapi sudah sering dicabuli pelaku.

Kerabat korban pun melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian dengan laporan polisi nomor LP/B/131/XI/2024/SPKT/Polres Nagekeo/Polda NTT, tanggal 26 November 2024.

"Awalnya kasus ini dilaporkan ke Polsek Mauponggo, namun sudah dilimpahkan ke Polres Nagekeo karena kasus ini dialami seorang perempuan dan juga merupakan disabilitas," ujar Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Dominggus Duran saat dikonfirmasi pada Selasa (3/12/2024).

Kasat menyebutkan kalau kasus ini dilaporkan kerabat korban HMB ke Polsek Mauponggo dan penanganan selanjutnya oleh penyidik unit PPA Sat Reskrim Polres Nagekeo.

Pada Senin (25/11/2024) malam sekitar pukul 22.30 wita, HMB baru pulang dari kantor Desa Mbaenuamuri, kabupaten Nagekeo. Usai makan malam, HMB langsung masuk kamar dan tidur.

Namun selang sekitar 10 menit kemudian atau sekitar pukul 23,00 Wita, HMB dibangunkan oleh istrinya, DT karena DT mendengar suara dan bunyi pintu seperti dibuka.

HMB dan DT kemudian mengecek namun tidak menemukan apa-apa. HMB pun meminta istrinya DT untuk mengecek kamar tidur korban.

Namun korban tidak ditemukan dalam kamar tidur sehingga HMB mencari senter dan mencari korban di sekeliling rumah dan sekitar pantai, namun HBM tidak juga menemukan korban.

HBM kemudian mencari korban di bangunan Pos Pelayanan Perikanan Kecamatan Keo Tengah tetapi hasilnya pun nihil.

HBM mencoba naik ke lantai 2 bangunan tersebut. Saat itu, HBM kaget karena menemukan korban dan pelaku hanya mengenakan baju saja dan tidak memakai celana.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dibangun Sejak Januari 2026, Polres Kupang Kini Punya Ruangan Pelayanan PPA dan PPO

Dibangun Sejak Januari 2026, Polres Kupang Kini Punya Ruangan Pelayanan PPA dan PPO

Puluhan Rumah di Amanuban Selatan-TTS Dirusaki, Kapolres Imbau Warga Tahan Diri

Puluhan Rumah di Amanuban Selatan-TTS Dirusaki, Kapolres Imbau Warga Tahan Diri

Pengelana Keliling Indonesia Terkesan Dengan Pelayanan Polsek Boawae-Nagekeo

Pengelana Keliling Indonesia Terkesan Dengan Pelayanan Polsek Boawae-Nagekeo

Kapolres TTU Berdayakan Ekonomi Masyarakat Sambil Berbagi Bansos

Kapolres TTU Berdayakan Ekonomi Masyarakat Sambil Berbagi Bansos

Cuaca Ekstrim, Warga Di Rote Barat Dihimbau Tidak Melaut

Cuaca Ekstrim, Warga Di Rote Barat Dihimbau Tidak Melaut

Salah Paham Berujung Kekerasan Fisik, Warga di Kupang Pilih Berdamai

Salah Paham Berujung Kekerasan Fisik, Warga di Kupang Pilih Berdamai

Komentar
Berita Terbaru