Tiga Bulan Dimakamkan, Jenazah Ibu yang Diduga Dibunuh Anaknya Kembali Diotopsi
Anggota Reskrim Polsek Kota Raja kemudian menjemput Adi di Kelurahan Airnona dan dibawa ke polsek Kota Raja untuk pemeriksaan.
Baca Juga:
Adi kemudian dilimpahkan ke Polresta Kupang Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Adi sendiri saat diperiksa polisi mengaku kalau korban jatuh di kamar mandi dan ia pun mengangkat korban dan menidurkan di kasur di dapur.
Ia mengaku pasca membawa korban ke kamarnya, ia ke rumah kerabatnya di Kelurahan Airnona.
Korban diperkirakan sudah meninggal dari pagi karena jenazah korban sudah dipenuhi semut dan darah sudah agak kering pada bekas luka.
Korban tewas setelah ditikam menggunakan benda tajam di leher oleh Adi, anak sulungnya.
Hal ini diperkuat dengan keterangan Ronny kalau sebelum ia ke gereja Kota Kupang untuk kerja bakti, hanya ada korban dan kakaknya di rumah.
Saat Ronny ke gereja, korban sedang menggoreng kue untuk jualan.
Tuntaskan Kasus, Polda NTT Ekshumasi dan Otopsi Korban Anak di Kupang
Dua Keluarga di Kota Kupang Berebut Jenazah, Polisi Turun Tangan
Diduga Meninggal Tidak Wajar, Jenazah IRT di Manggarai-NTT Diotopsi
Ungkap Penyebab Kematian, Polres Belu Datangkan Tim Medis Otopsi Jenazah Kalak BPBD Kabupaten Belu
Pamit Beli Rokok dan Dilaporkan Hilang, Pejabat Pemkab Belu Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan