Rabu, 29 Juli 2026

Dua Korban Diekshumasi dan Otopsi, Kapolda NTT Dukung Pengungkapan Kasus Kecelakaan Lalu Lintas

Imanuel Lodja - Selasa, 20 Januari 2026 17:46 WIB
Dua Korban Diekshumasi dan Otopsi, Kapolda NTT Dukung Pengungkapan Kasus Kecelakaan Lalu Lintas
ist
Pelaksanaan ekshumasi dan otopsi oleh Bid Dokkes Polda NTT di Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang

digtara.com -Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda NTT melaksanakan ekshumasi dan otopsi terhadap dua jenazah korban kecelakaan lalu lintas di Kota Kupang.

Baca Juga:

Kegiatan ini dilakukan atas permintaan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT sebagai bagian dari upaya untuk mengungkap penyebab kematian secara ilmiah dan objektif.

Ekshumasi dan otopsi pertama dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo.

Sementara kegiatan kedua dilakukan pada Senin, 19 Januari 2026, di Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Baca Juga:
Kegiatan ini melibatkan personel Biddokkes Polda NTT, Aiptu Robby Yusuf dan Briptu Saint Tefnai, serta didukung oleh dokter forensik, dr. Edwin Tambunan, Sp.KF/Sp.FM, dengan pengamanan dari personel Ditreskrimum dan Samapta Polda NTT.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menegaskan bahwa ekshumasi dan otopsi ini merupakan keseriusan Polri dalam menjamin proses penegakan hukum yang profesional, transparan dan berkeadilan.

"Bapak Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko mendukung penuh setiap langkah penyidikan yang dilakukan secara profesional dan berbasis scientific crime investigation. Kegiatan ekshumasi dan otopsi ini menjadi bagian penting untuk memastikan kebenaran materiil dalam penanganan perkara," ujar Kombes Pol Henry pada Selasa (20/1/2026).

Meskipun kedua jenazah telah mengalami pembusukan lanjut, hasil pemeriksaan medis forensik tetap memberikan gambaran penting bagi penyidik.

Temuan menunjukkan adanya indikasi kekerasan tumpul pada bagian kepala yang menyebabkan patah tulang, yang secara medis berpotensi menjadi penyebab kematian.

"Pendekatan ilmiah ini menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum, baik bagi korban, keluarga, maupun masyarakat luas," tambahnya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga di Kabupaten TTS Kembali Dapat Bantuan Rumah Harapan dari Kapolda NTT

Warga di Kabupaten TTS Kembali Dapat Bantuan Rumah Harapan dari Kapolda NTT

Kapolda NTT Jalin Silaturahmi Dengan Kepala Kanwil Ditjen Pas NTT

Kapolda NTT Jalin Silaturahmi Dengan Kepala Kanwil Ditjen Pas NTT

Pesan Kapolda NTT : Pendidikan Yang Keras Tidak Harus Dengan Kekerasan

Pesan Kapolda NTT : Pendidikan Yang Keras Tidak Harus Dengan Kekerasan

Kapolda NTT Serukan Jaga Kedamaian Saat Final Piala Dunia

Kapolda NTT Serukan Jaga Kedamaian Saat Final Piala Dunia

Kapolda NTT-Danrem 161/Wira Sakti Dan Kajati NTT Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning Di Makorem

Kapolda NTT-Danrem 161/Wira Sakti Dan Kajati NTT Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning Di Makorem

Ungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Kuasa Hukum Terlapor Dorong Otopsi

Ungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Kuasa Hukum Terlapor Dorong Otopsi

Komentar
Berita Terbaru