Minggu, 20 September 2026

Jateng Naik ke Peringkat Kedua MTQ Nasional, Kaltim Juara Umum

MTQ Nasional XXXI
Ahsan Fauzi - Minggu, 20 September 2026 11:18 WIB
Jateng Naik ke Peringkat Kedua MTQ Nasional, Kaltim Juara Umum
Ahsan Fauzi
Menag Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berfoto bersama para kafilah yang meraih juara di Lapangan Simpang Lima Semarang

digtara.com - Jawa Tengah berhasil mencatat peningkatan prestasi dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional. Jateng yang sebelumnya berada di peringkat ke-16, kini naik ke posisi kedua, dibawahnya Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang meraih juara satu atau juara umum.

Baca Juga:

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai, loncatan Jawa Tengah dari peringkat ke-16 menjadi runner up merupakan capaian yang patut diapresiasi.

Menag melihat hasil tersebut sebagai gambaran bahwa pembinaan yang dilakukan LPTQ Jawa Tengah berjalan dan menghasilkan peningkatan prestasi.

"Ini suatu bukti bahwa di mana ada usaha di situ pasti ada hasil, di mana ada perjuangan di situ ada janji yang sangat disimpan," kata Nasaruddin usai penutupan MTQ XXXI di Lapangan Simpang Lima Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam.

Selain prestasi kafilah, Nasaruddin juga mengapresiasi penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah. Menurut dia, pelaksanaan dari awal hingga akhir berlangsung dengan baik dan tidak diwarnai persoalan terkait penyelenggaraan maupun dewan hakim.

Ia juga menyoroti sejumlah inovasi dalam pelaksanaan MTQ Nasional XXXI, termasuk kategori kaligrafi yang menggunakan teknologi informasi.

Baca Juga:
"Selamat untuk perhelatan MTQ Nasional yang luar biasa ini. Saya kira pemerintah provinsi Jawa Tengah sudah langsung hilang capeknya karena terjadi prestasi yang luar biasa," ujarnya.

Nasaruddin berharap capaian dan pengalaman Jawa Tengah dapat menjadi pembelajaran bagi penyelenggara MTQ Nasional berikutnya, termasuk DKI Jakarta yang akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXII pada 2027.

Ia juga berharap prestasi Jawa Tengah dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada penyelenggaraan mendatang.

"Mudah-mudahan nanti Jawa Tengah bisa mempertahankan, kalau perlu bisa meraih posisi juara umum. Jawa Tengah sangat potensial, di sini kota pesantren dan potensi-potensi kandidat juara itu banyak sekali," katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengaku bersyukur atas capaian Jawa Tengah yang mengalami peningkatan presentasi. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan hasil pembinaan dan persiapan serius kafilah Jawa Tengah menghadapi ajang nasional.

"Alhamdulillah hari ini Jawa Tengah sukses dari peringkat 16 menjadi peringkat dua nasional. Ini usaha yang luar biasa sekali," kata Luthfi.

Menurut Luthfi, loncatan prestasi tersebut tidak datang secara tiba-tiba. Kafilah Jawa Tengah menjalani persiapan intensif, mulai dari pemusatan latihan, pengasramaan hingga pendalaman materi sebelum bertanding.

Keseriusan itu, kata dia, dilakukan agar status sebagai tuan rumah tidak berhenti pada keberhasilan menyelenggarakan kompetisi. Jawa Tengah juga ingin menunjukkan kemampuan terbaik melalui prestasi para kafilahnya.

"Jadi kemarin kafilah Jawa Tengah sudah kita drill, kita asramakan, kita latih, kita kasih materi karena kita serius menyiapkan agar sukses," ujarnya.

Luthfi menyebut pencapaian tersebut merupakan buah kerja bersama, terutama pembinaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, selaku Ketua LPTQ.

Baca Juga:
Bagi Jawa Tengah, prestasi itu melengkapi keberhasilan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI. Selama perhelatan, pemerintah provinsi bersama Pemerintah Kota Semarang dan pemerintah kabupaten/kota berkolaborasi memberikan pelayanan kepada ribuan peserta dan kafilah dari berbagai daerah di Indonesia.

"Kita tidak hanya menyiapkan pelayanan prima kepada kafilah daerah lain, tetapi juga berkeinginan kuat untuk meraih prestasi maksimal," kata Luthfi.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama dan pemerintah pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia, Pemerintah Kota Semarang, serta para bupati dan wali kota se-Jawa Tengah yang ikut mendukung penyelenggaraan.

"Saya mewakili masyarakat Jawa Tengah mengucapkan terima kasih. Ini kolaborasi provinsi dengan Kota Semarang dan kabupaten/kota lain sehingga MTQ ini menjadi milik kita, milik Jawa Tengah, serta milik Indonesia," ujarnya. (San).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang Jateng Resmi Dibuka, Pesan Damai Dipancarkan ke Seluruh Indonesia

MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang Jateng Resmi Dibuka, Pesan Damai Dipancarkan ke Seluruh Indonesia

Jawa Tengah Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI, Sri Wulan: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Ruang Persaudaraan

Jawa Tengah Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI, Sri Wulan: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Ruang Persaudaraan

Menag Saksikan Pelantikan Pengurus PW JQHNU Jawa Tengah Masa Khidmah 2026-2031 di Kampus Unissula

Menag Saksikan Pelantikan Pengurus PW JQHNU Jawa Tengah Masa Khidmah 2026-2031 di Kampus Unissula

YBWSA Siapkan Apresiasi Umrah bagi Penghafal Al-Qur’an di Khataman Akbar JQHNU

YBWSA Siapkan Apresiasi Umrah bagi Penghafal Al-Qur’an di Khataman Akbar JQHNU

Menag Nasaruddin Umar: Semarak MTQ Harus Diiringi Pendalaman Al-Qur’an

Menag Nasaruddin Umar: Semarak MTQ Harus Diiringi Pendalaman Al-Qur’an

PMI Kota Semarang Ajak Media Perkuat Edukasi Kemanusiaan

PMI Kota Semarang Ajak Media Perkuat Edukasi Kemanusiaan

Komentar
Berita Terbaru