Sabtu, 17 Oktober 2026

Delapan Pelaku Pencurian Serang Warga di Sumba Tengah dan Gagal Curi Ternak

Imanuel Lodja - Rabu, 16 September 2026 09:00 WIB
Delapan Pelaku Pencurian Serang Warga di Sumba Tengah dan Gagal Curi Ternak
net
Ilustrasi.

digtara.com -Kampung Waini Haingu, Desa Wairasa, Kecamatan Umbu Ratunggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah mendadak mencekam pada Sabtu dini hari lalu.

Baca Juga:

Saat itu ada aksi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang melibatkan delapan orang pelaku tak dikenal.

Para pelaku secara brutal menyerang satu keluarga di dalam rumah mereka sendiri.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WITA saat penghuni rumah tidur.

Delapan orang pelaku secara tiba-tiba mendatangi kediaman korban dan mendobrak pintu rumah dengan keras.

Tanpa basa-basi, para pelaku langsung masuk dan menyerang DDH (56) yang tengah tertidur lelap.

Baca Juga:
Korban DDH mengalami luka robek serius di bagian punggung dan kepala akibat tebasan senjata tajam jenis parang.

Melihat ayahnya diserang secara brutal, RUGB alias Richard (28), seorang karyawan honorer yang juga berada di lokasi, memberanikan diri melakukan perlawanan sengit.

Berbekal sebilah parang, Richard sempat terlibat duel dan menebas dua orang pelaku hingga mengenai bagian kepala serta dada mereka.

Para pelaku yang terdesak kemudian melempari RUGB menggunakan batu hingga mengenai tubuhnya.

Tindak kekerasan juga menimpa ERH (54). Korban secara refleks berupaya menahan parang pelaku dengan kedua tangannya hingga mengalami luka robek di telapak tangan.

Pelaku yang beringas kemudian menusuk dada sebelah kanan ERH menggunakan parang.

Usai menganiaya para penghuni rumah, para pelaku menggasak satu unit ponsel Samsung A15 dan dua batang parang, serta memotong satu ekor anjing milik korban.

Para pelaku diduga berniat mencuri ternak milik korban. Namun aksi para pelaku gagal membawa kabur empat ekor kerbau dan tiga ekor kuda yang ada di dalam kandang setelah situasi makin memanas.

Para pelaku akhirnya melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP) dan memilih kabur.

Jajaran Polsek Katikutana dipimpin Pamapta bergerak cepat mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan segera mengevakuasi para korban ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bupati Sabu Raijua Dipolisikan Warganya

Bupati Sabu Raijua Dipolisikan Warganya

Kapolda NTT Minta Jajarannya Beri Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Kapolda NTT Minta Jajarannya Beri Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Kapolda NTT Punya Program Jumat Keliling di Rumah Ibadah Pererat Kebersamaan dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Kapolda NTT Punya Program Jumat Keliling di Rumah Ibadah Pererat Kebersamaan dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Pria Mabuk Miras di Kupang Aniaya Adik dan Ayah Kandung

Pria Mabuk Miras di Kupang Aniaya Adik dan Ayah Kandung

Petani di Alor Dibacok Dua Pria Bersepeda Motor

Petani di Alor Dibacok Dua Pria Bersepeda Motor

Pria Nginap di Kost Perempuan, Penghuni Kost di Kupang Diberi Pembinaan

Pria Nginap di Kost Perempuan, Penghuni Kost di Kupang Diberi Pembinaan

Komentar
Berita Terbaru