Polda Sumut Tetapkan 2 Tersangka Kasus Seleksi PPPK Langkat, Identitasnya Masih Dirahasiakan
digtara.com - Polda Sumut menetapkan dua orang tersangka kasus dugaan kerucangan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Langkat.
Baca Juga:
- Diduga Tutupi Kasus, Polres Binjai Bungkam soal Kecelakaan Tewaskan Ibu Muda: Pengemudi Fortuner Diduga Anggota Polda Sumut
- Tragis! Ibu Muda di Binjai Tewas Usai Tersenggol dan Terlindas Fortuner, Pengemudi Diduga Anggota Polda Sumut
- Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan MBG, LBH Medan Desak Polda Sumut Turun Tangan
Penetapan tersangka ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.
"Betul, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka," kata Hadi, melansir suara Kamis (28/3/2024).
Namun demikian, Polda Sumut masih merahasiakan sosok yang ditetapkan sebagai tersangka itu. Hadi mengklaim kedua tersangka terjerat tindak pidana korupsi.
"Ini terkait dugaan tindak pidana korupsi, perkaranya masih berproses. Penyidik bekerja dengan hati-hati dan cermat," katanya.
Diketahui, puluhan guru honorer di Kabupaten Langkat menggelar aksi unjuk rasa di Polda Sumut pada Rabu 13 Maret 2024.
Mereka mendesak agar kepolisian segera menetapkan status tersangka atas kasus dugaan kerucangan seleksi PPPK.
"Kami menuntut untuk menetapkan tersangka di mana kami melihat hari ini Kapolda sudah mem-peti es-kan kasus yang ada di PPPK Kabupaten Langkat," kata Yusril Mahendra dari LBH Medan.
Diduga Tutupi Kasus, Polres Binjai Bungkam soal Kecelakaan Tewaskan Ibu Muda: Pengemudi Fortuner Diduga Anggota Polda Sumut
Tragis! Ibu Muda di Binjai Tewas Usai Tersenggol dan Terlindas Fortuner, Pengemudi Diduga Anggota Polda Sumut
Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan MBG, LBH Medan Desak Polda Sumut Turun Tangan
Ditpolairud Bantu Antar Jenazah Warga Kurang Mampu Hingga Ke Kabupaten TTS
Polda Sumut Tingkatkan Patroli Saat Blackout Sumbagut, 365 Personel Disiagakan di Medan