Sempat Jatuh ke Laut, ABK Perahu Motor Ikan Meninggal Dunia Setelah Dilarikan ke RS
Baca Juga:
Hasil pemeriksaan medis dari Rumah sakit umum Menia bahwa korban sudah meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban dan jenazah korban langsung dibawa ke rumah korban di Desa Remedue, Kecamatan Hawu Mehara," tambah Kapolres.
Korban juga diketahui baru empat bulan bekerja sebagai ABK di kapal Via Dolorosa.
Marten Raga (ayah korban) mengaku kalau selama ini korban sering mengeluhkan sakit asam lambung dan pernah jatuh pingsan saat sedang berbelanja di pasar Mingguan di desanya.
Korban juga diketahui memiliki riwayat sakit TBC kulit dan sempat dirawat di Puskesmas Hawu mehara, Kabupaten Sabu Raijua.
Ayah korban juga menerima kematian korban sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan otopsi.
Kapal Perahu Motor Ikan Lamparan Via Dolorosa merupakan kapal ikan Jenis Perahu Motor 35 GT menggunakan pukat.
Kapal ini berasal dari Desa Ramedue Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua yg melakukan pencarian ikan pada malam hari pada musim bulan gelap di perairan wilayah kabupaten Sabu Raijua dan perahu tersebut saat ini berlabuh di perairan Kecamatan Sabu Timur berhubung cuaca pada wilayah perairan Sabu Barat sampai Hawu Mehara dalam keadaan ekstrim.
Pasca Perpanjangan Masa Tanggap Darurat, Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 SR
Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai
Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi
Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka
Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia