Sabtu, 12 September 2026

Polisi Berbagi Kasih dengan Anak-anak Bendungan Tefmo Manikin

Redaksi - Jumat, 03 Juni 2022 08:58 WIB
Polisi Berbagi Kasih dengan Anak-anak Bendungan Tefmo Manikin

digtara.com – Pemerintah terus melakukan pembangunan di wilayah NTT. Polisi Berbagi Kasih 

Baca Juga:

Salah satu masalah terbesar bagi masyarakat NTT adalah ketersediaan air karena musim kemarau lebih panjang dibandingkan dengan musim penghujan.

Sebagian besar wilayah NTT merupakan wilayah lahan kering sehingga membutuhkan air bersih untuk kebutuhan dan pertanian.

Dalam 3 tahun lebih ini, pemerintah melakukan pembangunan bendungan Tefmo – Manikin di Kabupaten Kupang, NTT.

Baca: Sejumlah Staf Kantor BPK NTT Jadi Saksi Sidang Pembunuhan Ibu dan Anak

Beberapa desa di Kecamatan Taebenu dan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang pun menjadi lokasi yang terdampak pembangunan bendungan.

Salah satu wilayah yang paling terdampak pembangunan bendungan Manikin yakni lampung Noeltes, atau Kampung Haubesi yang berada langsung di daerah genangan nantinya.

Secara administratif kampung Noeltes sendiri berada di Wilayah Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.

Baca: Hilang Saat Melaut, Nelayan di NTT Ternyata Dipukul dan Didorong Temannya ke Laut

Wilayah kampung noeltes sendiri selama ini menjadi wilayah yang terisolir.

Warga harus melanggar atau menyeberangi beberapa kali/sungai untuk menuju pusat Kecamatan Taebenu terlebih saat ini akibat pembangunan bendungan Tefmo Manikin.

Di kampung Noeltes sendiri belum ada akses pendidikan yang memadai.

Anak – anak harus berjalan kaki berkilo – kilo meter untuk bisa menuju sekolah mereka.

Kampung Noeltes sendiri rencananya akan direlokasi/dipindahkan ke kampung lama Sanenu, Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.

Jumat (3/6/2022) disela kegiatan pengukuran tapal batas pembangunan Bendungan Tefmo Manikin hari keempat, Wakapolsek Kupang Tengah Ipda Rahmad Nampira, SE bersama Kanit Intelkam Aiptu Johninarta Klau, Kanit Binmas Aipda Rambu Ndapangadung dan Kanit Provos Aipda Mecky Muda melakukan kunjungan kepada warga terutama anak-anak guna memberi semangat dan juga bingkisan berupa snack.

Baca: Dua Warga NTT Dideportasi Gegara Masuk ke Timor Leste Secara Ilegal Pakai Perahu

Wakapolsek diterima oleh tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama Simon Matbesi bersama anak anak sekampung Noeltes.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Wakapolsek Kupang Tengah memberikan edukasi dan semangat kepada anak-anak untuk tetap rajin dalam belajar, terus berbuat baik, bersikap jujur serta saling menghormati dan menghargai sesama.

Anak-anak pun diajak bernyanyi bersama, berpantun ria serta menghafalkan pancasila untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.

Anak- anak pun dapat tertawa riang gembira menikmati kunjungan wakapolsek dan anggota seakan lupa dengan kesulitan yang selama ini mereka hadapi.

Anak-anak kemudian diberi hadiah snack dan sedikit uang jajan menandai kebersamaan dengan rombongan Wakapolsek Kupang Tengah.

Polisi Berbagi Kasih dengan Anak-anak Bendungan Tefmo Manikin

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya

Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya

Berniat Minta Klarifikasi Hubungan Suami Dengan Wanita Lain, IRT Di Kupang Malah Dibacok Parang Oleh Diduga Selingkuhan Suami

Berniat Minta Klarifikasi Hubungan Suami Dengan Wanita Lain, IRT Di Kupang Malah Dibacok Parang Oleh Diduga Selingkuhan Suami

Kios Warga TTU Terbakar Saat Pemilik Sedang Keluar

Kios Warga TTU Terbakar Saat Pemilik Sedang Keluar

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat

Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat

Komentar
Berita Terbaru