Satgas Bentuk Tim Khusus Monitoring Dokter Terinfeksi Covid-19
digtara.com – Keselamatan dokter dalam menangani pasien Covid-19 menjadi kepedulian besar bagi pemerintah. Satgas Penanganan Covid-19 berkomitmen memperjuangkan keselamatan dokter dengan membentuk tim khusus. Tim Khusus Monitoring Dokter
Baca Juga:
Tim khusus yang terdiri dari gabungan para pakar, penggiat profesi kedokteran maupun bidang relawan kesehatan.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta.
“Untuk memonitoring kualitas penanganan dokter yang terinfeksi dan hal pendukung yang dilakukan dalam proses perawatan,” katanya yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat.
Satgas juga mengapresiasi pada para dokter, perawat, petugas rumah sakit, petugas laboratorium, petugas klinik serta para tenaga kesehatan lainnya yang ikut turun langsung dalam menangani pandemi. Dan sudah diketahui bersama, banyak tenaga kesehatan yang tidak pernah libur dan terus bekerja demi memastikan keselamatan masyarakat.
“Maka dari itu, mari kita hargai kerja keras tenaga kesehatan dan berkomitmen untuk bekerja sama meringankan beban mereka,” ujar Wiku.
Untuk itu masyarakat diminta tetap patuh pada disiplin protokol kesehatan agar tidak tertular dan tidak menambah beban tenaga kesehatan. Juga dengan tidak menjadi pasien Covid-19, hal ini menjadi upaya dalam mengurangi angka kasus aktif. [kontan.co.id]
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Satgas Bentuk Tim Khusus Monitoring Dokter Terinfeksi Covid-19
Satgas PRR Dorong Percepatan Realisasi Anggaran Pemulihan Pascabencana Sumatera
Satgas PRR Percepat Penyediaan Lahan Huntap bagi Penyintas Bencana di Aceh Tamiang
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Manfaatkan Dana Stimulan untuk Bangkitkan Usaha Kecil
Satgas PRR Perkuat Koordinasi Penyediaan Lahan Huntap bagi Penyintas Bencana
Satgas PRR Dorong Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh