Minggu, 17 Mei 2026

Antusiasme Tinggi, Program Magang Nasional 2026 Diusulkan Tambah 150 Ribu Kuota, Fokus Serap Lulusan Baru

Arie - Sabtu, 11 April 2026 13:00 WIB
Antusiasme Tinggi, Program Magang Nasional 2026 Diusulkan Tambah 150 Ribu Kuota, Fokus Serap Lulusan Baru
ist
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.

digtara.com -Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mengusulkan penambahan 150 ribu kuota peserta dalam Program Magang Nasional (MagangHub) tahun 2026.

Baca Juga:

Usulan ini disampaikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, sebagai respons terhadap tingginya minat masyarakat, khususnya lulusan baru, terhadap program magang.

Perluas Akses dan Serap Tenaga Kerja Muda

Yassierli menyampaikan bahwa program ini masih dalam tahap pengusulan anggaran dan membutuhkan dukungan dari Kementerian Keuangan serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Baca Juga:
"Dengan dukungan tersebut, kami berharap program ini dapat berjalan dan membuka peluang lebih luas bagi calon peserta magang," ujarnya usai rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.

Penambahan kuota ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan industri sekaligus membantu lulusan baru yang sering terkendala minim pengalaman kerja.

Fokus Pemerataan hingga Daerah

Pemerintah menegaskan bahwa Program Magang Nasional 2026 tidak akan hanya terpusat di kota besar seperti Jakarta.

Sebaliknya, program ini akan dirancang lebih merata agar dapat menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari bagian Barat, Tengah, hingga Timur.

Daerah dengan tingkat pengangguran tinggi akan menjadi prioritas dalam pembagian kuota magang.

Baca Juga:
"Prinsip pemerataan menjadi fokus utama agar manfaat program ini benar-benar dirasakan secara luas," kata Yassierli.

Tekan Pengangguran dan Tingkatkan Kesiapan Kerja

Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menekan angka pengangguran terbuka.

Selain itu, sektor-sektor strategis yang membutuhkan tenaga kerja terampil akan menjadi sasaran utama dalam pelaksanaan program magang.

Pemerintah memastikan bidang magang yang tersedia akan beragam dan tidak hanya terfokus pada satu sektor tertentu.

Perkuat Keterhubungan Pendidikan dan Industri

Baca Juga:
Melalui Program Magang Nasional 2026, pemerintah menargetkan peningkatan kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja.

Program ini juga diharapkan mampu memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri, sehingga menghasilkan tenaga kerja yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang

Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang

Diskon Iuran JKK JKM 50 Persen untuk Pekerja BPU Resmi Berlaku, Ini Syarat dan Manfaat Lengkapnya

Diskon Iuran JKK JKM 50 Persen untuk Pekerja BPU Resmi Berlaku, Ini Syarat dan Manfaat Lengkapnya

Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub 2026, Strategi Baru Ciptakan Lapangan Kerja dan Talenta Unggul

Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub 2026, Strategi Baru Ciptakan Lapangan Kerja dan Talenta Unggul

Kemnaker Sinkronkan Pelatihan Vokasi dengan Industri KEK, Siapkan 60 Ribu Kuota untuk Serap Tenaga Kerja

Kemnaker Sinkronkan Pelatihan Vokasi dengan Industri KEK, Siapkan 60 Ribu Kuota untuk Serap Tenaga Kerja

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Terbesar di Implementasi

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Terbesar di Implementasi

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Resmi Dimulai, 10 Ribu Peserta Batch I Siap Masuk Dunia Kerja

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Resmi Dimulai, 10 Ribu Peserta Batch I Siap Masuk Dunia Kerja

Komentar
Berita Terbaru