Sabtu, 10 Januari 2026

Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Sesama Jenis, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Tambahan

Imanuel Lodja - Jumat, 17 Januari 2025 15:17 WIB
Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Sesama Jenis, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Tambahan
ist
Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Sesama Jenis, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Tambahan

digtara.com - Penyidik PPA Ditreskrimum Polda NTT menuntaskan kasus pencabulan anak dibawah umur sesama jenis.

Baca Juga:

Dalam perkembangannya, penyidik Ditreskrimum Polda NTT menetapkan dua orang tersangka tambahan.

"Ada dua tersangka baru sehingga total tersangka ada tiga orang. Satu tersangka baru akan kita panggil untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi didampingi Kanit PPA Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda NTT, AKP Firdinari Kameo saat ditemui di Polda NTT, Jumat (17/1/2025).

Dua tersangka baru masing-masing JP (26), seorang mahasiswa di Kota Kupang dan JN (28), seorang honorer di sebuah instansi di Kota Kupang.

Kombes Patar menyebutkan kalau tersangka JP sudah diperiksa dan mengakui perbuatannya. Ia tidak ditahan namun sudah menjalani pemeriksaan.

Sementara JN akan segera dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. "JP sudah diperiksa tapi tidak ditahan. Tersangka JN akan segera menjalani pemeriksaan pekan depan," tandasnya.

Dalam kasus ini, juga ada tambahan dua orang korban. "Totalnya sekarang sudah ada tiga orang tersangka dan tiga orang korban," tambah mantan Kapolres Alor ini.

Dua tersangka tambahan diproses dengan berkas perkara terpisah. Kedua pelaku (Kun dan JP) telah menjalani pemeriksaan dan dilakukan tahap I ke kejaksaan.

Kun yang terlebih dahulu dilaporkan ke polisi dan ditahan sudah menjalani proses hukum atas laporan yang disampaikan korban MD (16), siswa sebuah SMA di Kota Kupang.

Mantan Wadir Resnarkoba Polda NTT ini juga memastikan kondisi kesehatan tersangka Kun dan JP yang diduga sudah tertular penyakit dan membutuhkan kewaspadaan.

"Kami memastikan keduanya tidak ditempatkan dalam satu ruang tahanan. Kami juga bekerja sama dengan pihak (direktorat) Tahti dan tim kesehatan untuk memastikan penanganan lebih lanjut," ujar Kombes Pol Patar Silalahi.

Dijelaskan, modus ketiga pelaku terhadap korban adalah bujuk rayu, memberikan uang dan barang berharga, pemaksaan, serta pemberian obat poppers kepada korban.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Didukung ICITAP, Polda NTT dan Lembaga Terkait Bahas masalah TPPO di NTT

Didukung ICITAP, Polda NTT dan Lembaga Terkait Bahas masalah TPPO di NTT

Pimpin Sertijab PJU dan Dua Kapolres, Kapolda NTT Juga Lantik Kombes Nova Irone Surentu Jadi Direktur PPA Dan PPO

Pimpin Sertijab PJU dan Dua Kapolres, Kapolda NTT Juga Lantik Kombes Nova Irone Surentu Jadi Direktur PPA Dan PPO

Dari Sumsel, Maluku, NTT Dan Maluku Utara, Brigjen Pol Murry Mirranda 'Jenderal Pegiat Sosial' Kini Menyandang Bintang Satu di Bangka Belitung

Dari Sumsel, Maluku, NTT Dan Maluku Utara, Brigjen Pol Murry Mirranda 'Jenderal Pegiat Sosial' Kini Menyandang Bintang Satu di Bangka Belitung

Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT

Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT

Kerja Tak Kenal Lelah, Kapolda NTT Apresiasi Tim SAR Gabungan Dalam Pencarian Korban Kapal Tenggelam

Kerja Tak Kenal Lelah, Kapolda NTT Apresiasi Tim SAR Gabungan Dalam Pencarian Korban Kapal Tenggelam

Komentar
Berita Terbaru