Jumat, 11 September 2026

Lansia Perempuan di Alor-NTT Dituduh Suanggi dan Dianiaya, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku

Imanuel Lodja - Kamis, 05 Maret 2026 08:00 WIB
Lansia Perempuan di Alor-NTT Dituduh Suanggi dan Dianiaya, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku
istimewa
Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari

digtara.com -Jagat maya di NTT khususnya di Kabupaten Alor dihebohkan dengan beredarnya video di media sosial terkait penganiayaan terhadap seorang perempuan lanjut usia (Lansia).

Baca Juga:

Lansia yang belakangan diketahui bernama MA (86) dan merupakan warga Desa Petleng, Kabupaten Alor dituduh sebagai pelaku "suanggi" atau ilmu hitam di Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor.

Rekaman video beredar luas di beberapa platform media sosial dan mendapat berbagai ragam komentar.

Sejumlah pria dan wanita nampak dalam video menginterogasi Lansia yang memakai baju warna ungu.

Baca Juga:
Saat seorang pria bertopi hitam menginterogasi dan menunjuk korban dengan kayu, tiba-tiba datang seorang pemuda tanpa mengenakan baju langsung memukul leher dan wajah korban hingga terjatuh.

Terdengar suara seorang wanita yang merekam video tersebut melarang agar jangan memukul.

Saat korban sudah jatuh tersungkur hingga sarung yang dipakai korban terlepas, terdengar suara pria memaksa korban agar bangun disambut sahutan suara seorang wanita.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/3/2026) sekitar pukul 04.00 Wita di Kampung Nurdin, Desa Lembur Barat.

Korban mengalami pemukulan serta penghinaan oleh sejumlah orang yang menuduhnya menggunakan ilmu gaib.

Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat guna mencegah meluasnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga:
"Begitu menerima informasi, kami memerintahkan personel untuk turun ke lokasi guna melakukan pengamanan dan memastikan situasi tetap kondusif. Setiap dugaan tindak pidana akan diproses sesuai hukum yang berlaku," ujar Kapolres pada Rabu (4/3/2026) malam.

Viralnya unggahan di media sosial membuat sekitar 30 orang keluarga korban mendatangi Kampung Nurdin untuk meminta klarifikasi sekaligus mencari terduga pelaku.

Untuk mencegah potensi konflik, Kapolsek Alor Tengah Utara bersama personel Polsek dan Kepala Desa Lembur Barat memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum serta menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak kepolisian.

Kapolres Alor kemudian memerintahkan Perwira Pengawas (Pawas) Polres Alor bersama personel fungsi terkait untuk melakukan bantuan pengamanan (backup) terhadap Polsek Alor Tengah Utara.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Begini Penjelasan Kapolres Sumba Timur Soal Dugaan Keterlibatan Dua Oknum Anggota Dalam Kasus Pencurian Ternak

Begini Penjelasan Kapolres Sumba Timur Soal Dugaan Keterlibatan Dua Oknum Anggota Dalam Kasus Pencurian Ternak

Cara Simpan Video Instagram Tanpa Aplikasi Tambahan, Praktis dan Hemat Kuota

Cara Simpan Video Instagram Tanpa Aplikasi Tambahan, Praktis dan Hemat Kuota

5 Aktivitas yang Bikin Laptop Panas Selain Gaming, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

5 Aktivitas yang Bikin Laptop Panas Selain Gaming, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

YouTube Ubah Penghitungan Views Mulai 24 Agustus 2026, Ini Dampaknya bagi Kreator

YouTube Ubah Penghitungan Views Mulai 24 Agustus 2026, Ini Dampaknya bagi Kreator

4 Tips Meeting Online Lebih Profesional dengan Windows Studio Effects

4 Tips Meeting Online Lebih Profesional dengan Windows Studio Effects

Komentar
Berita Terbaru