Waspada ! Banyak Artis Meninggal Dunia Disebabkan Diabetes?
Digtara.com | JAKARTA – Ternyata banyak artis beken dan musisi Tanah Air melawan penyakit diabetes dengan komplikasi, sampai akhirnya meninggal dunia. Kira-kira apa saja ya penyebabnya, yang mungkin juga harus Anda waspadai?
Baca Juga:
- Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah
- 25 Persen Jemaah Haji Indonesia Lansia dan 177 Ribu Risti, Wamenhaj Dahnil Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah
- Beri Rasa Nyaman, PMI Kota Semarang Siapkan 30 Bed Tempat Tidur Bagi Pemudik
Belum lama, meninggalnya Oon “Project Pop”, Andika “Kerispatih”, hingga Mus Mulyadi bikin publik heboh karena mereka mengidap diabetes. Juga dengan Suti Karno yang menjadi diabetesi, sehingga hidupnya seolah terbatas.
Memang dari gaya hidupnya saja, para publik figur itu bekerja tidak kenal lelah. Walau usianya muda, risiko para artis untuk mengidap diabates pun sangat besar.
Menanggapi hal tersebut, Dokter Endokrin dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD, FES, menjelaskan, kalangan artis dalam bekerja memang tidak kenal waktu. Gaya hidupnya jadi berantakan, mulai dari terlambat makan, merokok, sampai kurang istirahat setiap hari.
Gaya hidupnya jadi berantakan, mulai dari terlambat makan, merokok, sampai kurang istirahat setiap hari.
“Artis itu tingkat stresnya berat, terlambat makan dan tidur. Juga kondisi ekonomi, dari biasa menjadi baik. Makanya harus tahu caranya maintance gaya hidupnya,” tutur dr Roy saat ditemui di RS Murni Teguh Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019).
Ketika tahu di tubuhnya ada sinyal kesehatan memburuk, bahkan mereka sering mengabaikan. Tahu-tahu dokter memvonis penyakit diabetes yang sudah mulai menggerogoti tubuhnya.
Adapun tanda-tanda diabetes yang harus diwaspadai adalah kacaunya kadar gula darah dalam tubuh. Untuk preediabetes kadar gula darahnya 108-125 mg/dl dan untuk diaabetes di atas 125 mg/dl.
Selain dipicu oleh faktor gula darah, penderita diabetes juga akan mengalami gejala cepat haus, cepat capek walau aktivitas tidak berat, penglihatan kabur, cepat lapar, sering buang air kecil, hingga terjadi penurunan berat badan yang drastis.
“Kalau ada sinyal-sinyal seperti itu baiknya konsultasi dengan dokter. Karena diabetes yang bikin bahaya sampai meninggal dunia itu komplikasinya,” kata dr Roy.
Juga dengan kebiasaan mengubah gaya hidup setiap hari harus menjadi lebih baik. Jangan lupakan olahraga rutin, makan teratur, juga istirahat yang cukup agar kadar gula tetap stabil.[oke]
Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah
25 Persen Jemaah Haji Indonesia Lansia dan 177 Ribu Risti, Wamenhaj Dahnil Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah
Beri Rasa Nyaman, PMI Kota Semarang Siapkan 30 Bed Tempat Tidur Bagi Pemudik
Kemenhaj Pastikan Perlindungan Jemaah Mulai Kesehatan Hingga Persoalan Hukum dari Arab Saudi Hingga Tanah Air
Alkes Puskesmas Beru-Sikka meledak, Polisi Turun Tangan