Senin, 05 Oktober 2026

25 Persen Jemaah Haji Indonesia Lansia dan 177 Ribu Risti, Wamenhaj Dahnil Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah

Pelayanan Kesehatan Haji
Ahsan Fauzi - Senin, 30 Maret 2026 12:40 WIB
25 Persen Jemaah Haji Indonesia Lansia dan 177 Ribu Risti, Wamenhaj Dahnil Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah
Humas Kemenhaj
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau kesiapan mitra pelayanan kesehatan haji di Makkah dengan mengunjungi Saudi German Hospital

digtara.com - Sebagai ikhtiar untuk memastikan layanan kesehatan optimal bagi jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau kesiapan mitra pelayanan kesehatan haji di Makkah.Dahnil mengunjungi Saudi German Hospital yang akan berkolaborasi dengan Pusat Kesehatan Haji dan para petugas kesehatan haji dalam melayani jemaah haji Indonesia.

Baca Juga:

Ia menegaskan bahwa isu kesehatan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya, terutama mengingat tingginya jumlah jemaah lansia dan risiko kesehatan tinggi.

"Isu kesehatan haji adalah isu utama dari tahun ke tahun, mengingat sekitar 25 persen jemaah haji Indonesia adalah lansia dan 177 ribu lainnya masuk kategori risiko tinggi. Karena itu, model pelayanan kesehatan harus banyak berubah," ujar Dahnil, Minggu (29/03/2026).

Sebagai langkah konkret, pemerintah akan memaksimalkan keberadaan klinik satelit di sektor-sektor serta menghadirkan mobile clinic di wilayah Armuzna guna memperkuat pelayanan dan pengawasan kesehatan jemaah.

Baca Juga:
"Kami akan memaksimalkan klinik satelit dan mobile clinic di Armuzna untuk melayani dan mengawasi kesehatan jemaah secara lebih optimal," lanjutnya.

Penguatan layanan kesehatan juga akan dilakukan di dalam negeri melalui penyediaan klinik permanen di asrama haji yang beroperasi sepanjang tahun, termasuk untuk melayani jemaah umrah. Hal serupa juga akan diperkuat melalui Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Arab Saudi.

"Ke depan, asrama haji akan dilengkapi klinik permanen agar pelayanan kesehatan bisa berjalan sepanjang tahun, baik untuk haji maupun umrah," tutup Dahnil.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelindungan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sehat. (San).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Haji 2027, Jateng Dapat Kuota 34.122 Jemaah, 1.716 Masuk Prioritas Lansia

Haji 2027, Jateng Dapat Kuota 34.122 Jemaah, 1.716 Masuk Prioritas Lansia

Haji 2027, Kemenhaj Jateng Minta Petugas Siapkan Mitigasi Risiko Sejak Dini

Haji 2027, Kemenhaj Jateng Minta Petugas Siapkan Mitigasi Risiko Sejak Dini

Manasik Haji di Era Digital, Kemenhaj Jateng Dorong Pembimbing Kuasai IT

Manasik Haji di Era Digital, Kemenhaj Jateng Dorong Pembimbing Kuasai IT

Akhmad Fauzin: Petugas Haji Harus Layani Jemaah Lansia dan Disabilitas secara Adil

Akhmad Fauzin: Petugas Haji Harus Layani Jemaah Lansia dan Disabilitas secara Adil

Rektor UIN Walisongo: Pembimbing Haji Perlu Kuasai Komunikasi dan Manajemen Konflik di Era Digital

Rektor UIN Walisongo: Pembimbing Haji Perlu Kuasai Komunikasi dan Manajemen Konflik di Era Digital

Pembimbing Haji Perlu Kuasai Psikologi Komunikasi, Ini Alasannya

Pembimbing Haji Perlu Kuasai Psikologi Komunikasi, Ini Alasannya

Komentar
Berita Terbaru