Jumat, 15 Mei 2026

25 Persen Jemaah Haji Indonesia Lansia dan 177 Ribu Risti, Wamenhaj Dahnil Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah

Pelayanan Kesehatan Haji
Ahsan Fauzi - Senin, 30 Maret 2026 12:40 WIB
25 Persen Jemaah Haji Indonesia Lansia dan 177 Ribu Risti, Wamenhaj Dahnil Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Haji di Makkah
Humas Kemenhaj
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau kesiapan mitra pelayanan kesehatan haji di Makkah dengan mengunjungi Saudi German Hospital

digtara.com - Sebagai ikhtiar untuk memastikan layanan kesehatan optimal bagi jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau kesiapan mitra pelayanan kesehatan haji di Makkah.Dahnil mengunjungi Saudi German Hospital yang akan berkolaborasi dengan Pusat Kesehatan Haji dan para petugas kesehatan haji dalam melayani jemaah haji Indonesia.

Baca Juga:

Ia menegaskan bahwa isu kesehatan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya, terutama mengingat tingginya jumlah jemaah lansia dan risiko kesehatan tinggi.

"Isu kesehatan haji adalah isu utama dari tahun ke tahun, mengingat sekitar 25 persen jemaah haji Indonesia adalah lansia dan 177 ribu lainnya masuk kategori risiko tinggi. Karena itu, model pelayanan kesehatan harus banyak berubah," ujar Dahnil, Minggu (29/03/2026).

Sebagai langkah konkret, pemerintah akan memaksimalkan keberadaan klinik satelit di sektor-sektor serta menghadirkan mobile clinic di wilayah Armuzna guna memperkuat pelayanan dan pengawasan kesehatan jemaah.

Baca Juga:
"Kami akan memaksimalkan klinik satelit dan mobile clinic di Armuzna untuk melayani dan mengawasi kesehatan jemaah secara lebih optimal," lanjutnya.

Penguatan layanan kesehatan juga akan dilakukan di dalam negeri melalui penyediaan klinik permanen di asrama haji yang beroperasi sepanjang tahun, termasuk untuk melayani jemaah umrah. Hal serupa juga akan diperkuat melalui Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Arab Saudi.

"Ke depan, asrama haji akan dilengkapi klinik permanen agar pelayanan kesehatan bisa berjalan sepanjang tahun, baik untuk haji maupun umrah," tutup Dahnil.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelindungan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sehat. (San).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sambut Armuzna, Jemaah Diimbau Bijak Atur Aktivitas dan Jaga Kondisi Tubuh

Sambut Armuzna, Jemaah Diimbau Bijak Atur Aktivitas dan Jaga Kondisi Tubuh

Kursi Roda Tahap 2 Bantuan BSI Tiba Bandara Jeddah, Akan Topang Layanan Lansia dan Disabilitas pada Puncak Haji

Kursi Roda Tahap 2 Bantuan BSI Tiba Bandara Jeddah, Akan Topang Layanan Lansia dan Disabilitas pada Puncak Haji

Jelang Armuzna, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Simpan Energi dan Tertib Ihram Sejak di Embarkasi

Jelang Armuzna, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Simpan Energi dan Tertib Ihram Sejak di Embarkasi

Pewarta Musim Haji, Antara Tugas dan Kemanusiaan

Pewarta Musim Haji, Antara Tugas dan Kemanusiaan

Timwas Haji DPR RI Tahun 2026 Akan Awasi Pelaksanaan Haji Secara Ketat Dari Proses Pemberangkatan Hingga Armuzna

Timwas Haji DPR RI Tahun 2026 Akan Awasi Pelaksanaan Haji Secara Ketat Dari Proses Pemberangkatan Hingga Armuzna

Menhaj: Musrif Diny Menjadi Penguat Layanan Ibadah di Tanah Suci

Menhaj: Musrif Diny Menjadi Penguat Layanan Ibadah di Tanah Suci

Komentar
Berita Terbaru