Hj Neneng Siti Kholilah: Pentingnya Kedisiplinan Jemaah Sejak Berangkat Hingga Pulang
digtara.com - Kedisiplinan jemaah merupakan kunci suksesnya penyelenggaraan ibadah haji. Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Mirfat Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Hj Neneng Siti Kholilah, menegaskan pentingnya kedisiplinan jemaah dimulai sejak sebelum keberangkatan hingga kepulangan.Menurut Bunda Neneng, sapaan akrab Neneng Siti Kholilah, seluruh jemaah telah dibekali pemahaman agar mematuhi aturan penerbangan. Hal itu dilakukan demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan seluruh jemaah.
Baca Juga:
Pembekalan tersebut mencakup tata cara pemeriksaan barang bawaan. Tujuannya agar proses keberangkatan dari Arab Saudi berjalan lancar tanpa kendala.
Neneng menyebut ketertiban jemaah lahir dari keteladanan para pembimbing. Karena itu, pembimbing harus menjadi contoh dalam mematuhi aturan yang telah disampaikan.
"Kalau mengajak jemaah disiplin, pembimbing juga harus disiplin," ujar Neneng kepada tim Media Center Haji (MCH), kemarin. Menurutnya, konsistensi sikap menjadi kunci keberhasilan pembinaan jemaah.
Ia mengungkapkan jemaah KBIHU Mirfat mendapat apresiasi selama berada di Tanah Suci. Apresiasi tersebut diberikan karena kedisiplinan dan keteraturan jemaah dalam mengikuti arahan petugas.
Baca Juga:Pengalaman membimbing jemaah selama bertahun-tahun menjadi bekal penting. Berkat pengalaman itu, pihaknya terus melakukan perbaikan pelayanan setiap musim haji.
Neneng menegaskan pelayanan haji harus terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, berbagai capaian yang sudah baik tidak boleh membuat penyelenggara merasa puas.
Menjelang kepulangan, ia kembali mengingatkan jemaah mematuhi aturan keselamatan penerbangan. Salah satunya terkait larangan membawa air dalam jumlah besar di koper bagasi.
Ia berharap kedisiplinan jemaah tetap terjaga hingga tiba di Tanah Air. Dengan begitu, proses pemulangan dapat berjalan aman, nyaman, dan tidak merepotkan petugas.
"Semoga jemaah tetap tertib dan menjadi teladan dalam mematuhi aturan," tuturnya. Ia juga berharap budaya disiplin tersebut terus dipertahankan pada musim haji berikutnya. (San).
BPIH 1448 H/2027 M Berpotensi Naik, Imbas Pemerintah Saudi Hapus Layanan Tipe D. Pemerintah komitmen Ringankan Beban Jemaah
Wamenhaj Dahnil Serahkan Bantuan Jemaah Aceh yang Terlilit Utang
90 Persen Jemaah Telah Tiba, Petugas Haji Tetap Siaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir
Mulai 1 Juli 2026, Jemaah Umrah dan Haji Khusus Wajib Lewat Terminal 2F Soekarno-Hatta
Kemenhaj Gelar Seleksi Terbuka Jabatan Administrator dan Pengawas, Perkuat Kepemimpinan Berbasis Merit