Tiga Warga Manggarai Timur Meninggal dan 16 Rumah Ibadah Rusak Pasca Gempa
digtara.com -Gempa bumi magnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pagi sekitar pukul 04.58 WITA.
Baca Juga:
Getaran kuat turut dirasakan di seluruh wilayah termasuk di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Timur.
Sempat muncul peringatan dini tsunami setelah gempa terjadi, namun peringatan tersebut telah dicabut.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada karena masih terdapat potensi terjadinya gempa susulan.
Berdasarkan pemutakhiran situasi hingga Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 11.45 WITA, tiga orang di Kabupaten Manggarai Timur dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa bangunan.
Baca Juga:Korban masing-masing Kritus Nono di wilayah Kecamatan Borong, Umra di Kampung Binaan, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, serta Kornelia Renil dari Golo Pau, Desa Golo Munga, Kecamatan Lamba Leda Utara.
Data korban luka-luka masih dalam proses pemantauan dan pendataan lebih lanjut oleh petugas di lapangan.
Dampak gempa juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur di Kabupaten Manggarai Timur.
Puskesmas Waelengga mengalami kerusakan pada gedung dan pagar. Gereja Paroki St. Yosep Kisol mengalami kerusakan, sementara Jembatan Wae Mokel di Kelurahan Watunggene dilaporkan retak.
Gedung Dinas Kehutanan Waelengga yang dihuni Servas Pencok mengalami kerusakan parah dengan perkiraan kerugian sekitar Rp 150 juta.
Selain kerusakan bangunan, akses jalan Waelengga–Borong tepatnya di wilayah Tekoteang untuk sementara tidak dapat dilalui akibat tertutup longsoran kayu dan batu berukuran besar.
Kondisi tersebut menjadi perhatian petugas mengingat jalur tersebut juga berpotensi mengalami longsor susulan.
Kerusakan cukup signifikan juga terjadi pada sejumlah tempat ibadah di wilayah hukum Polsek Lamba Leda Utara.
Sejumlah gereja mengalami kerusakan, antara lain Gereja Paroki St. Petrus Paulus Dampek yang mengalami rusak berat, serta Gereja St. Agustinus Weleng dan Gereja St. Yusup Benteng Jawa yang mengalami rusak ringan.
Baca Juga:Dampak gempa juga dirasakan pada sejumlah masjid dan mushola.
Masjid Abdulrahman Waso, Masjid Nurul Yasin Dampek, Masjid Al-Amin Nanga Lirang, Masjid Al-Istiqama Ronting, Mushola Nurul Hidaya Binaan, Masjid Nurul Baroqah Nanga Rema, dan Mushola Nanga Pede dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Pasca Gempa, Ratusan Paket Bantuan Disalurkan Kapolda NTT Bagi Warga Sikka
Kapolda NTT Minta Seluruh Kapolres di Flores Bantu Warga Berdampak Gempa
Listrik di Nagekeo Masih Padam Dan Pasien Rumah Sakit Dipindahkan ke Tenda Darurat
Lima Warga Meninggal Pasca Gempa M7,7 Nagekeo, Forkopimda NTT Terbang ke Flores
Dampak Gempa M7,7 Nagekeo, Satu Warga Manggarai Barat Meninggal Dunia dan Dua Terluka