Listrik di Nagekeo Masih Padam Dan Pasien Rumah Sakit Dipindahkan ke Tenda Darurat
digtara.com -Situasi pasca gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Mbay, Nagekeo, Kepulauan Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus dipantau aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan unsur penanggulangan bencana.
Baca Juga:
Masyarakat memilih berlindung di lokasi yang dianggap aman, terutama di tempat yang lebih tinggi dan area terbuka, sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa jajaran Polda NTT bersama Polres jajaran terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.
"Bapak Kapolda NTT menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus berada di lapangan, melakukan pemantauan situasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, terlebih saat ini masih terdapat potensi gempa susulan," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Berdasarkan data sementara yang diterima dari wilayah Kabupaten Nagekeo, terdapat satu orang korban meninggal dunia akibat peristiwa gempa bumi tersebut.
Baca Juga:Korban diketahui bernama Matrona Wona (72), Lansia yang juga warga RT 007, Kelurahan Nagenai, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo.
Sementara untuk korban luka-luka, hingga siang ini belum terdapat data yang dapat dipastikan.
Pendataan masih dilakukan oleh petugas di lapangan mengingat situasi masih berlangsung dan masyarakat masih berada di lokasi-lokasi pengungsian sementara.
Selain korban jiwa, gempa juga berdampak terhadap sejumlah fasilitas dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Nagekeo.
Hingga saat ini, jaringan listrik di wilayah Kabupaten Nagekeo dilaporkan padam total.
Kerusakan material juga dilaporkan terjadi pada sejumlah bangunan, meliputi gedung perkantoran, pertokoan, tempat ibadah dan rumah warga.
Namun, rincian jumlah maupun tingkat kerusakan belum dapat dipastikan karena petugas masih melakukan pendataan di tengah kondisi yang belum sepenuhnya stabil dan masih adanya gempa susulan.
"Untuk data kerusakan material maupun korban luka-luka masih terus kami lakukan pendataan. Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang," kata Kabid Humas Polda NTT.
Baca Juga:
Kendaraan Roda Empat di TTU Hanya Dibolehkan Isi BBM di SPBU 120 Liter Per Hari
Kapolda NTT Minta Seluruh Kapolres di Flores Bantu Warga Berdampak Gempa
Di Sikka, Dua Orang Meninggal Pasca Gempa dan Lima Warga Dalam Perawatan
Lima Warga Meninggal Pasca Gempa M7,7 Nagekeo, Forkopimda NTT Terbang ke Flores
Dampak Gempa M7,7 Nagekeo, Satu Warga Manggarai Barat Meninggal Dunia dan Dua Terluka