Aniaya Warga Asal Sabu Raijua hingga Tewas, Dua Pemuda di Kupang Segera Disidangkan
Reka ulang ini dilakukan untuk memberikan gambaran tentang terjadinya tindak pidana dan menguji kebenaran keterangan para saksi dan tersangka
Baca Juga:
Mara Ria alias Mikael Talo (29), warga Desa Keliha, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, menjadi korban pengeroyokan di sebuah pesta hingga meninggal dunia.
Setelah kejadian pengeroyokan, atau pada Rabu, 4 Desember 2024 korban mengeluh sakit pada perut kepada rekannya B.
Korban juga mengaku sakit pada perut, rahang dan leher tegang, hingga tidak bisa digerakkan, serta sakit kepala sehingga B membawa korban ke Rumah Sakit Umum Mamami Kupang.
Pihak RSU Mamami Kupang merujuk korban pada 5 Desember 2024 ke RSUD Prof Dr WZ Yohanes Kupang.
Di RSUD Prof. Dr. W.Z Yohanes Kupang dilakukan CT Scan, namun pada pukul 19.00 WITA korban meninggal dunia.
Tim medis forensik dari rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang juga melakukan otopsi terhadap jenazah Mara Ria alias Mikael Talo dipimpin dokter Edwin Tambunan.
Otopsi dilakukan di halaman rumah Talo Hakku di RT 09/RW 05, Desa Keliha, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, NTT pada Selasa (10/12/2024) sesuai permintaan penyidik Sat Reskrim Polresta Kupang Kota.
Berkas Kekerasan Seksual Lengkap, Polisi Gadungan Dilimpahkan ke Kejaksaan
Tragis! Bocah Lima Tahun Dilindas Mobil Tangki, Meninggal Saat Dibawa ke Rumah Sakit
Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya
Berniat Minta Klarifikasi Hubungan Suami Dengan Wanita Lain, IRT Di Kupang Malah Dibacok Parang Oleh Diduga Selingkuhan Suami
Bolos Tugas Berbulan-bulan, Anggota Polres Sabu Raijua Jadi DPO