Penasehat Hukum Terdakwa Sebut Prada Lucky Akui LGBT Saat Disiksa
Imanuel Lodja - Jumat, 19 Desember 2025 09:05 WIB
digtara.com/imanuel lodja
Para terdakwa kematian Prada Lucky Namo saat menyampaikan nota pembelaan melalui penasehat hukum mereka
Rekaman suara ini pernah dibahas pada sidang 28 Oktober 2025 yang membuat suasana Pengadilan Militer memanas.
Baca Juga:
Indra Putra mengajukan rekaman suara ini diputar. Hakim Ketua, Mayor Chk Subiyatno, menolaknya karena di luar bukti pengadilan.
Hal ini memicu saling debat antara penasihat hukum dan juga oditur militer.
Oditur menyebut isu itu hanya asumsi yang disimpulkan para terdakwa dan belum terbukti dengan benar.
Baca Juga:
Korban sekaligus saksi, Prada Richard J. Bulan, pada sidang itu juga menyebut dirinya terpaksa mengaku karena terus disiksa sedemikian rupa, terutama pada 28 Juli 2025 oleh Made Juni.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Perwira itu menyiksa dengan menggunakan cabai yang dioleskan ke alat vital korban.
"Saya ditanya berapa kali LGBT tapi saya terpaksa berbohong supaya tidak dipukuli lagi. Kami dicambuk saat tidak mengaku sekitar 5 sampai 6 kali. Setelah saya berbohong langsung terdakwa berhenti," tandas Prada Richard J. Bulan.
Baca Juga:
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Empat Penganiaya Prada Lucky Hingga Tewas Dipecat, 18 Lainnya Lolos dari PTDH
Dua Perwira Terdakwa Kematian Prada Lucky Namo Dapat Potongan Masa Hukuman
Tidak Bertemu Langsung Dengan Ayah Prada Lucky Usai Jadi Tahanan TNI, Penasehat Hukum Ungkap Sejumlah Hal
Ibunda Prada Lucky Diperiksa di Polda NTT Terkait Laporan Perzinahan Suaminya
Divonis Pecat dari Kesatuan TNI AD, 22 Penganiaya Prada Lucky Ajukan Banding
Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan
Komentar
Berita Terbaru
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 6 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksinya
Warga di Amfoang-Kupang Swadaya Bangun Pos Polisi
Plt. Bupati Tiorita Menegaskan: Jangan Ada Anak Langkat Putus Sekolah
ANTAM dan UBS Naik Tipis, Cek harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 6 Oktober 2026
Pelajar Pelaku Asusila di Ngada Nyaris Dihakimi Massa, Polisi Turun Tangan
LHKP Muhammadiyah Jateng Gelar PIKREG II, Bedah Tata Kelola MBG dari Hulu ke Hilir
Belasan Siswa SMK Kencana Sakti Kupang Pusing dan Mual Usai Santap Menu MBG