Rabu, 16 September 2026

Kabasarnas Pastikan Operasi SAR Hari Ketiga di Manggarai Timur Berjalan Maksimal

Imanuel Lodja - Senin, 17 Agustus 2026 17:30 WIB
Kabasarnas Pastikan Operasi SAR Hari Ketiga di Manggarai Timur Berjalan Maksimal
ist
Mendagri, Kabasarnas, Bupati Manggarai Timur dan Kapolres Manggarai Timur usai meninjau operasi SAR hari ketiga pasca gempa bumi

digtara.com -Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian meninjau Posko Desa Ronting, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026) yang merupakan hari ketiga pasca gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026.

Baca Juga:

Kabupaten Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat gempa tersebut.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD hingga pukul 15.00 WITA, tercatat sebanyak 187 orang menjadi korban, dengan rincian 55 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka-luka.

"Kabupaten Manggarai Timur merupakan salah satu wilayah yang cukup parah terdampak gempa. Kami terus berupaya memastikan operasi pencarian dan pertolongan berjalan maksimal untuk membantu masyarakat yang terdampak," terang Kabasarnas pada Senin petang.

Saat berada di posko pengungsian, Kabasarnas memberikan imbauan dan penguatan kepada masyarakat.

Ia meminta warga tetap waspada dan menghindari bangunan yang berpotensi roboh karena gempa susulan masih mungkin terjadi.

Baca Juga:
Kabasarnas juga mengajak masyarakat untuk saling membantu dan menguatkan dalam menghadapi situasi pasca gempa.

Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah, petugas SAR, dan masyarakat sangat diperlukan agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik.

Selain meninjau posko pengungsian, Kabasarnas mendampingi Mendagri menuju Posko SAR di wilayah Manggarai Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Kabasarnas menegaskan komitmen Basarnas untuk terus memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan selama 24 jam di wilayah terdampak.

Pada pelaksanaan Operasi SAR hari ketiga, Basarnas mengerahkan 119 personel yang tersebar di sejumlah wilayah terdampak.

Sebanyak 11 personel ditempatkan di Kabupaten Nagekeo, lima orang personel di Kabupaten Ende, 12 personel di Kabupaten Manggarai Timur, ditambah 14 personel dari tim pusat.

Selanjutnya, 21 personel berada di Kabupaten Sikka, sembilan personel di Kabupaten Manggarai Barat dengan tambahan 23 personel dari tim pusat, serta 17 personel di Kabupaten Manggarai, khususnya wilayah Reo, bersama kru KN SAR 250.

Selain itu, sebanyak tujuh personel kru helikopter HR 3604 turut mendukung pelaksanaan operasi SAR.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sempat Dibawa ke Mako Polres Sumba Barat, Jenazah Residivis Korban Penembakan Dibawa Pulang Keluarga

Sempat Dibawa ke Mako Polres Sumba Barat, Jenazah Residivis Korban Penembakan Dibawa Pulang Keluarga

Delapan Pelaku Pencurian Serang Warga di Sumba Tengah dan Gagal Curi Ternak

Delapan Pelaku Pencurian Serang Warga di Sumba Tengah dan Gagal Curi Ternak

Oknum Guru di Kota Kupang Diamankan Polisi Karena Rekam Mahasiswi Saat Mandi

Oknum Guru di Kota Kupang Diamankan Polisi Karena Rekam Mahasiswi Saat Mandi

Tindakan Tegas dan Terukur Aparat Pada Residivis Berbuntut Pada Aksi Warga Datangi Polres Sumba Barat

Tindakan Tegas dan Terukur Aparat Pada Residivis Berbuntut Pada Aksi Warga Datangi Polres Sumba Barat

Songsong HUT Polantas Ke-71, Direktur Lalu Lintas Polda NTT dan Jajaran Anjangsana Ke Purnawirawan dan Anggota Sakit

Songsong HUT Polantas Ke-71, Direktur Lalu Lintas Polda NTT dan Jajaran Anjangsana Ke Purnawirawan dan Anggota Sakit

Satlantas Polres Sumba Barat Daya Anjangsana ke Kediaman Mantan Kasat Lantas Pertama

Satlantas Polres Sumba Barat Daya Anjangsana ke Kediaman Mantan Kasat Lantas Pertama

Komentar
Berita Terbaru