Viral di Medsos Pengemudi Ojol Terkena Panah Beracun di Binjai, Polisi: Itu Berita Hoax
digtara.com – Peristiwa seorang pengemudi ojek online (ojol) terkena panah beracun saat melintas di jalan Megawati Binjai viral di media sosial.
Baca Juga:
Bahkan, banyaknya postingan tersebut di facebook membuat netizen merasa ketakutan dan meminta pihak kepolisian khususnya Polres Binjai melakukan patroli di kawasan jalan tersebut.
Menyikapi hal tersebut, pihak Polres Binjai angkat bicara.
Melalui Kasi Humas, Iptu Junaidi, pihak Polres mengatakan kalau berita, kabar atau postingan di media sosial facebook yang menyebutkan kalau pengemudi ojol terkena anak panah saat melintas di Jalan Megawati Binjai adalah tidak benar alias hoax.
Baca: Cewek Asal Medan Ditemukan di Binjai dalam Kondisi Pengaruh Obat Terlarang
“Itu tidak benar, mungkin benar terjadi, tapi bukan di wilayah hukum Polres Binjai atau wilayah Kota Binjai,” ujarnya, Jumat (24/6/22).
Jika di lihat dari jaket yang digunakan, lanjut Junaidi, tertulis ada kata Maros yang merupakan salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan.

Baca: Ojol di Medan Terlibat Kecelakaan, Satu Orang Diduga Penumpang Meninggal Dunia
“Mungkin peristiwa itu terjadi di Sulawesi Selatan. Sesuai nama daerah yang ada di jaket Ojol tersebut,” terangnya.
Atas peristiwa ini, dirinya menghimbau agar masyarakat dapat lebih cerdas dan jeli dalam bermedsos.
Lakukan cek and ricek untuk suatu kebenarannya sebelum di posting ke medsos yang menjadi konsumsi publik.
“Jadi kita harap netizen ini lebih jeli, pintar, cerdas dalam menyikapi isu, kabar yang diterima. Jangan asal posting yang akhirnya membuat wilayah semakin tidak kondusif,” pesannya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Cara Edit Foto Retro 80-an di ChatGPT, Tinggal Klik Fitur 80s Flashback
Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku
Begini Penjelasan Kapolres Sumba Timur Soal Dugaan Keterlibatan Dua Oknum Anggota Dalam Kasus Pencurian Ternak
Viral! Video Penangkapan Pencuri Sapi di Sumba Timur Diduga Libatkan Oknum Polisi
Sayangkan Tindakan Kekerasan Pada Burung Hantu, BBKSDA NTT Koordinasi Dengan Polres Manggarai Barat