Analis: IHSG Bakal Terimbas Sentimen Global
Digtara.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis pada akhir pekan lalu. IHSG melemah 0,04% ke 6.373,48 pada Jumat (5/7) lalu. Sejumlah analis memperkirakan, IHSG pekan ini akan terpengaruh faktor global dan domestik.
Baca Juga:
Analis Kanaka Hita Solvera Ivan Rosanova menjelaskan, kondisi bursa Eropa dan Amerika Serikat (AS) yang mengalami koreksi cukup dalam, mungkin, berdampak pada bursa Asia di awal pekan ini. “Meski IHSG berpotensi naik sekali lagi untuk break resistance 6.400, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi koreksi yang akan membalikkan arah IHSG ke depan,” jelas dia.
Menurut Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama, sentimen penguatan data tenaga kerja AS tidak terlalu berpengaruh pada keputusan The Fed memangkas suku bunga karena tingkat inflasi AS yang masih di bawah 2%. Selain itu, indeks saham juga akan terpengaruh rilis indeks keyakinan konsumen. Nafan meyakini indeks keyakinan konsumen berpotensi kembali positif sehingga memberi katalis baik bagi indeks.
Secara teknikal, Nafan melihat, stochastic membentuk pola dead cross di area overbought dan RSI di netral. Selain itu, pola high price gapping play candlestick pattern mengindikasikan potensi menguat.
Karena itu, Nafan memprediksi, IHSG hari ini berpotensi menguat dengan rentang pergerakan 6.350–6.398. Sedangkan Ivan memperkirakan IHSG berpotensi bergerak bearish di rentang 6.330–6.400.
IHSG Hari Ini 13 Mei 2026 Berisiko Lanjut Melemah, BBCA hingga ISAT Masuk Rekomendasi Analis
IHSG Hari Ini Diproyeksi Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham AADI hingga BULL
Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang