IHSG Berpotensi Masih Tertekan, Analis Rekomendasikan AADI hingga BMRI
digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Kamis (4/6/2026) setelah mengalami koreksi tajam pada sesi sebelumnya.
Baca Juga:
Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi dengan nilai transaksi mencapai Rp25,19 triliun. Volume perdagangan mencapai 36,2 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,72 juta kali.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 75 saham menguat, 726 saham melemah, dan 158 saham bergerak stagnan.
Tekanan terhadap IHSG terutama berasal dari sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) menjadi salah satu pemberat utama setelah turun 14,91 persen ke level Rp3.310 per saham.
Selain itu, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) melemah 12,12 persen menjadi Rp2.320, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) turun 11,98 persen ke Rp294, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) terkoreksi 11,82 persen menjadi Rp2.610, serta PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) yang merosot 10 persen ke level Rp1.305 per saham.
Baca Juga:Tim Riset MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam fase koreksi lanjutan. Secara teknikal, indeks diperkirakan masih bergerak dalam pola wave [v] dari wave A pada wave (2).
Analis memperkirakan area koreksi berikutnya berada pada kisaran 5.755 hingga 5.814. Sementara itu, peluang penguatan jangka pendek diperkirakan berada di rentang 5.958 hingga 5.984.
Untuk perdagangan hari ini, level support IHSG diperkirakan berada di area 5.899 dan 5.755. Adapun level resistance berada pada kisaran 6.111 hingga 6.286.
IHSG Hari Ini Melemah ke 6.678,2, Saham INDY dan AADI Justru Melonjak
IHSG Hari Ini Naik 1,01% ke 6.686,44, Saham AMMN, MBMA dan MDKA Melonjak
IHSG Hari Ini 7 September 2026 Turun 0,25%, BUMI, PTBA hingga AADI Menguat
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 7 September 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 4 September 2026: IHSG Menguat, Target 7.000 Jadi Sorotan