IHSG Menguat 1,11 Persen, Berpeluang Uji Level 6.484 pada Perdagangan Rabu
digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,11 persen atau naik 68,04 poin ke level 6.195,42 pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Penguatan indeks didorong oleh kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama dari sektor energi, perbankan, dan industri.
Baca Juga:
Penguatan indeks ditopang oleh lonjakan saham-saham unggulan. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) melesat 25 persen, sementara PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) naik 24,85 persen. Selain itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) menguat 17,88 persen dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) naik 6,44 persen.
Kinerja positif juga ditunjukkan oleh saham-saham perbankan besar. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 3,05 persen, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menguat 2,21 persen, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) bertambah 2,19 persen, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik 1,62 persen.
Di jajaran top gainers, saham PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk. (BEER) mencatat kenaikan tertinggi sebesar 34,94 persen menjadi Rp112 per saham. Sementara itu, saham PT Nusantara Almazia Tbk. (NZIA) melonjak 34,85 persen ke level Rp178 per saham.
IHSG telah menunjukkan tren penguatan sejak awal perdagangan setelah libur panjang dan berhasil mempertahankan momentum positif hingga penutupan. Pada sesi pertama, indeks bahkan sempat menguat 1,49 persen ke level 6.219.
Baca Juga:Tim riset MNC Sekuritas menilai penguatan IHSG masih berada dalam fase pergerakan sideways meskipun disertai peningkatan volume tekanan jual yang relatif terbatas. Secara teknikal, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian wave [v] dari wave A dalam struktur wave (2).
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan menguji area 6.362 hingga 6.484. Sementara itu, area koreksi terdekat berada pada kisaran 5.899 hingga 6.080.
Untuk perdagangan Rabu (3/6/2026), level support IHSG berada di 5.996 dan 5.899, sedangkan level resistance diperkirakan berada di 6.318 dan 6.459.
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan AMMN hingga WIFI
IHSG Berpotensi Melemah, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham Pilihan
IHSG Berisiko Melanjutkan Pelemahan, Analis Rekomendasikan Empat Saham Ini
IHSG Berpotensi Masih Tertekan, Analis Rekomendasikan AADI hingga BMRI
IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways di Kisaran 6.000–6.300