Rupiah Terancam Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Dipicu Geopolitik dan Tekanan Domestik
Arie - Jumat, 29 Mei 2026 10:00 WIB
net
Ilustrasi.
Fakhrul menegaskan stabilisasi rupiah tidak bisa hanya dibebankan kepada Bank Indonesia semata. Pemerintah dan otoritas moneter perlu menjaga koordinasi kebijakan agar kepercayaan pasar tetap terjaga.
"Kalau BI sudah mengetatkan kebijakan, tetapi fiscal stance dan komunikasi kebijakan belum sinkron, maka tekanan terhadap rupiah tetap besar," katanya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Sentuh Rp17.980
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS
- Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 22 Juli 2026: Diproyeksi Bergerak Fluktuatif
Investor Pantau Arah Kebijakan Pemerintah dan BI
Pelaku pasar kini menaruh perhatian besar terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah dan langkah moneter Bank Indonesia di tengah tingginya tekanan global.
Koordinasi kebijakan yang konsisten dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengurangi volatilitas pasar keuangan domestik.
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Sentuh Rp17.980
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 22 Juli 2026: Diproyeksi Bergerak Fluktuatif
Prediksi Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 21 Juli 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp18.000
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Juli 2026 Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp17.850–Rp17.950 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Kisaran Rp17.986–Rp18.030 per Dolar AS
Komentar