Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.530 per Dolar AS, BI Siapkan Intervensi Agresif
Arie - Senin, 18 Mei 2026 09:05 WIB
net
Rupiah diproyeksi melemah ke Rp17.530 per dolar AS hari ini. BI siapkan intervensi agresif demi menjaga stabilitas nilai tukar.
"Perang dengan Iran mulai berdampak pada perekonomian AS karena harga minyak yang lebih tinggi menyebabkan harga bahan bakar menjadi lebih mahal, dan para ekonom memperkirakan melihat dampak putaran kedua dalam beberapa bulan mendatang," kata Ibrahim dalam siaran pers.
Dari sisi domestik, Bank Indonesia dipastikan tetap aktif menjaga stabilitas nilai tukar meski pasar memasuki periode cuti bersama.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
BI disebut akan terus melakukan intervensi di pasar offshore secara berkelanjutan mulai dari sesi perdagangan New York, Asia, hingga Eropa.
Selain itu, BI juga akan melakukan intervensi agresif di pasar domestik mulai 18 Mei 2026 melalui pasar valas, baik spot maupun Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.
Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati posisi utang pemerintah yang mencapai Rp9.920,42 triliun per Maret 2026. Meski mendekati Rp10.000 triliun, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih berada di level 40,75 persen atau di bawah batas aman 60 persen sesuai Undang-Undang Keuangan Negara.
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 20 Agustus 2026 Berpotensi Menguat
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 19 Agustus 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026 Diproyeksikan Bergerak di Rp17.750–Rp17.900 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026
Rupiah Stagnan di Rp17.877 per Dolar AS, Sentimen Pasar Makin Berat
Komentar