Senin, 08 Juni 2026

Stok Beras Bulog Sumut Aman 4 Bulan, Capai 61.000 Ton untuk Jaga Ketahanan Pangan

Arie - Kamis, 23 April 2026 15:32 WIB
Stok Beras Bulog Sumut Aman 4 Bulan, Capai 61.000 Ton untuk Jaga Ketahanan Pangan
net
Ilustrasi.

digtara.com -Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara memastikan ketersediaan stok beras dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama empat bulan ke depan.

Baca Juga:

Pimpinan Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menyebutkan bahwa total stok beras saat ini mencapai 61.000 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah Sumatera Utara.

"Stok beras cukup untuk empat bulan ke depan guna menjaga ketahanan pangan," ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Budi menjelaskan, stok beras tersebut dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, termasuk program bantuan pangan, penyaluran beras melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta sebagai cadangan beras pemerintah.

Baca Juga:
Dari total stok yang tersedia, sekitar 6.000 ton beras telah digunakan untuk program bantuan pangan kepada masyarakat.

Untuk menjaga ketersediaan tetap stabil, Bulog Sumut juga terus melakukan koordinasi dengan kantor pusat maupun daerah lain guna menambah pasokan jika terjadi penurunan stok.

Selain itu, terdapat tambahan pasokan sebanyak 250 ton beras yang masuk ke gudang dalam pekan ini.

Upaya penguatan stok juga dilakukan melalui penyerapan gabah kering panen (GKP) dari petani lokal. Sepanjang periode Januari hingga 19 April 2026, penyerapan gabah tercatat mencapai 20.142 ton atau setara 10.206 ton beras.

Bulog Sumut melihat potensi penyerapan gabah masih akan meningkat, terutama di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal yang saat ini masih memasuki masa panen.

Adapun harga pembelian gabah kering panen ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani, dengan kondisi gabah telah dikemas dalam karung dan siap diangkut ke penggilingan.

Baca Juga:
Untuk tahun 2026, Bulog Sumut menargetkan penyerapan gabah mencapai 62.718 ton GKP. Target ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga beras sekaligus memperkuat cadangan pangan di wilayah Sumatera Utara.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Belasan Tower PLN di Sumut Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem, Pemadaman Bergilir Berlaku di Lima Wilayah

Belasan Tower PLN di Sumut Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem, Pemadaman Bergilir Berlaku di Lima Wilayah

Remaja di Labusel Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak, Dipicu Masalah WhatsApp

Remaja di Labusel Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak, Dipicu Masalah WhatsApp

Rapat TIMPORA Sumut 2026 Perkuat Pengawasan Orang Asing dan Pengungsi di Sumatera Utara

Rapat TIMPORA Sumut 2026 Perkuat Pengawasan Orang Asing dan Pengungsi di Sumatera Utara

Oknum Jaksa di Kejati Sumut Diperiksa, Diduga Terlibat Perselingkuhan dan Ajukan Cerai Tanpa Izin

Oknum Jaksa di Kejati Sumut Diperiksa, Diduga Terlibat Perselingkuhan dan Ajukan Cerai Tanpa Izin

Tanah Longsor Sumut 24 April 2026, Akses Jalan Nias Selatan dan Tapanuli Utara Terganggu

Tanah Longsor Sumut 24 April 2026, Akses Jalan Nias Selatan dan Tapanuli Utara Terganggu

Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Komentar
Berita Terbaru