Stok Beras Bulog Sumut Aman 4 Bulan, Capai 61.000 Ton untuk Jaga Ketahanan Pangan
digtara.com -Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara memastikan ketersediaan stok beras dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama empat bulan ke depan.
Baca Juga:
"Stok beras cukup untuk empat bulan ke depan guna menjaga ketahanan pangan," ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Budi menjelaskan, stok beras tersebut dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, termasuk program bantuan pangan, penyaluran beras melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta sebagai cadangan beras pemerintah.
Baca Juga:Dari total stok yang tersedia, sekitar 6.000 ton beras telah digunakan untuk program bantuan pangan kepada masyarakat.
Untuk menjaga ketersediaan tetap stabil, Bulog Sumut juga terus melakukan koordinasi dengan kantor pusat maupun daerah lain guna menambah pasokan jika terjadi penurunan stok.
Selain itu, terdapat tambahan pasokan sebanyak 250 ton beras yang masuk ke gudang dalam pekan ini.
Bulog Sumut melihat potensi penyerapan gabah masih akan meningkat, terutama di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal yang saat ini masih memasuki masa panen.
Adapun harga pembelian gabah kering panen ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani, dengan kondisi gabah telah dikemas dalam karung dan siap diangkut ke penggilingan.
Baca Juga:Untuk tahun 2026, Bulog Sumut menargetkan penyerapan gabah mencapai 62.718 ton GKP. Target ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga beras sekaligus memperkuat cadangan pangan di wilayah Sumatera Utara.
Imigrasi Sumut Perkuat Reformasi Birokrasi, Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
521 Desa di Sumut Masuk Kategori Sangat Tertinggal, Pemprov Siapkan Program Rp50 Miliar
Pedagang Laporkan Lotte Grosir Medan Dalam Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan di Ditreskrimum Polda Sumut
Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat, Danau Lau Kawar Ditutup Sementara