Kamis, 10 September 2026

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.180 per Dolar AS Hari Ini 22 April 2026, Ini Penyebabnya

Arie - Rabu, 22 April 2026 10:00 WIB
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.180 per Dolar AS Hari Ini 22 April 2026, Ini Penyebabnya

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 22 April 2026. Rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp17.140 hingga Rp17.180 per dolar AS di tengah tekanan sentimen global yang masih kuat.

Baca Juga:

Berdasarkan data RTI Infokom, rupiah justru ditutup menguat 0,15 persen atau naik 25 poin ke level Rp17.143 per dolar AS pada Selasa (21/4/2026). Sementara itu, indeks dolar AS juga tercatat menguat 0,18 persen ke posisi 98,27.

Sentimen Global Tekan Rupiah

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa tekanan terhadap rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh ketidakpastian global, terutama terkait konflik di Timur Tengah.

Baca Juga:
Ketidakjelasan arah pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran menjadi salah satu faktor utama yang membuat pasar cenderung berhati-hati. Situasi semakin memanas setelah muncul sinyal yang saling bertentangan terkait kelanjutan negosiasi kedua negara.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengonfirmasi bahwa delegasi yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance akan melakukan perjalanan ke Pakistan untuk melanjutkan pembicaraan. Namun, di sisi lain, pejabat Iran menyatakan bahwa dialog sulit dilakukan selama blokade angkatan laut AS masih berlangsung.

Meski demikian, laporan terbaru menyebutkan bahwa Teheran telah memberi sinyal kepada mediator regional mengenai rencana pengiriman delegasi ke Islamabad. Kondisi ini menunjukkan bahwa peluang negosiasi masih terbuka, meskipun penuh ketidakpastian.

Risiko Geopolitik dan Gencatan Senjata

Pasar keuangan global juga dibayangi kekhawatiran berakhirnya gencatan senjata antara AS dan Iran yang dijadwalkan pada Rabu ini. Presiden Trump bahkan memberi sinyal bahwa perpanjangan kesepakatan tersebut kemungkinan tidak akan terjadi.

Ketegangan semakin meningkat setelah insiden penembakan dan penangkapan kapal berbendera Iran oleh militer AS pada akhir pekan lalu. Peristiwa ini memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga:
Fokus Pasar pada Kebijakan The Fed

Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga mencermati perkembangan dari Amerika Serikat, khususnya terkait sidang konfirmasi tokoh ekonomi Warsh yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.

Independensi kebijakan moneter dari tekanan politik menjadi perhatian utama, mengingat adanya dorongan dari Presiden Trump untuk menurunkan suku bunga. Namun, Warsh dikenal memiliki pandangan yang cenderung lebih ketat, termasuk kritik terhadap kebijakan pembelian aset oleh bank sentral.

Kondisi ini menambah ketidakpastian di pasar keuangan global dan berpotensi memperkuat dolar AS, yang pada akhirnya memberikan tekanan tambahan terhadap rupiah.

Proyeksi Pergerakan Rupiah

Dengan berbagai sentimen tersebut, rupiah diperkirakan masih akan bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari ini. Meskipun sempat menunjukkan penguatan pada sesi sebelumnya, tren pelemahan dinilai masih dominan dalam jangka pendek.

Pelaku pasar disarankan untuk mencermati perkembangan geopolitik serta arah kebijakan moneter global yang dapat memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Suku Bunga The Fed

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Suku Bunga The Fed

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Komentar
Berita Terbaru