Sabtu, 25 Juli 2026

Rupiah Berisiko Melemah ke Rp17.200, Sentimen Global Tekan Pasar

Arie - Selasa, 21 April 2026 08:37 WIB
Rupiah Berisiko Melemah ke Rp17.200, Sentimen Global Tekan Pasar
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diproyeksikan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.160–Rp17.200 pada perdagangan Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:

Berdasarkan data TradingView, rupiah sebelumnya ditutup menguat tipis 0,11% ke level Rp17.165 per dolar AS pada Senin (20/4/2026). Di saat yang sama, indeks dolar AS justru naik 0,19% ke posisi 98,28—menunjukkan tekanan eksternal masih cukup kuat.

Geopolitik Timur Tengah Jadi Pemicu Utama

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan rupiah saat ini sangat dipengaruhi oleh eskalasi konflik di Timur Tengah.

Baca Juga:
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah kedua pihak saling menuduh melanggar gencatan senjata.

Situasi diperparah dengan:

  • Penangkapan kapal Iran oleh militer AS
  • Ancaman serangan lanjutan dari Presiden Donald Trump
  • Penutupan kembali Selat Hormuz
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang menangani sekitar 20% pasokan minyak dunia, sehingga gangguan di wilayah ini langsung mengguncang pasar global.

Harga Minyak Melonjak, Inflasi Mengintai

Dampak langsung dari konflik tersebut adalah lonjakan harga minyak hingga 7% pada awal pekan.

Baca Juga:
Kenaikan ini memicu kekhawatiran:

  • Lonjakan inflasi global
  • Tekanan pada biaya energi
  • Penurunan daya beli
Kondisi ini juga memberi tekanan tambahan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Peringatan IMF: Risiko Fiskal Meningkat

Dari sisi domestik, International Monetary Fund (IMF) mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dalam mengelola anggaran negara.

IMF menilai:

Baca Juga:
  • Risiko resesi global meningkat
  • Ruang fiskal semakin sempit
  • Kebijakan subsidi berpotensi membebani anggaran
Selain itu, ketidakpastian akibat konflik berkepanjangan dinilai dapat memicu krisis energi jika tidak segera ditemukan solusi jangka panjang.

Proyeksi Rupiah Hari Ini

Dengan kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, rupiah diperkirakan:

  • Bergerak fluktuatif
  • Cenderung melemah
  • Berada di rentang Rp17.160 – Rp17.200 per dolar AS
Tekanan terhadap rupiah saat ini bukan hanya berasal dari penguatan dolar AS, tetapi juga dari:

  • Konflik geopolitik Timur Tengah
  • Lonjakan harga energi
  • Kekhawatiran kebijakan fiskal
Selama ketidakpastian global masih tinggi, pergerakan rupiah diprediksi tetap rentan dan sulit untuk menguat secara signifikan dalam jangka pendek.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Sentuh Rp17.980

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Sentuh Rp17.980

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 22 Juli 2026: Diproyeksi Bergerak Fluktuatif

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 22 Juli 2026: Diproyeksi Bergerak Fluktuatif

Prediksi Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 21 Juli 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp18.000

Prediksi Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 21 Juli 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Juli 2026 Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp17.850–Rp17.950 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Juli 2026 Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp17.850–Rp17.950 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Kisaran Rp17.986–Rp18.030 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Kisaran Rp17.986–Rp18.030 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru