Sabtu, 27 Juni 2026

Mata Uang Asia Melemah ‘Kerek’ Rupiah Menguat

Redaksi - Kamis, 18 April 2019 08:05 WIB
Mata Uang Asia Melemah ‘Kerek’ Rupiah Menguat

digtara.com | JAKARTA – Rupiah berjaya di kawasan Asia. Kamis (18/4) pukul 10.09 WIB, kurs rupiah spot menguat 0,39% ke level Rp 14.030 per dollar Amerika Serikat (AS). Rupiah spot mencatat penguatan di tengah pelemahan mata uang kawasan Asia.

Baca Juga:

Selain rupiah, penguatan mata uang Asia hanya terlihat pada mata uang peso dan yen. Sementara Jakarta interbank spot dollar rate (Jisdor) menguat 0,35% ke Rp 14.016 per dollar AS dari posisi Selasa lalu Rp 14.066 per dollar AS.

Penguatan rupiah ini pun terjadi di tengah penguatan indeks dollar. Indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini naik tipis ke 97,03 dari posisi kemarin 97,01.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail memperkirakan, indeks dollar AS masih berpotensi melemah. Pelemahan dollar AS dipicu oleh data pertumbuhan ekonomi China yang ada di atas ekspektasi sebesar 6,4% (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan konsensus pasar sebesar 6,3% (yoy).

“Hal tersebut mendorong investor untuk lebih berani berinvestasi di pasar keuangan di negara-negara berkembang,” ungkap Mikail.

Sementara itu, kemenangan pasangan Jokowi—Ma’ruf Amin dari hasil hitung cepat pemilu 2019 juga berpotensi mendorong penguatan rupiah lebih lanjut.

Dengan demikian, Mikail memproyeksikan, rupiah akan terus menguat di hari ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Komentar
Berita Terbaru