Sikap Tak Netral Prabowo di Pilkada Jateng Dinilai Rusak Demokrasi
digtara.com - Sikap tidak netral Presiden Prabowo Subianto dalam Pilkada 2024 dinilai telah menjadi sinyal buruk terhadap demokrasi Indonesia.
Baca Juga:
- Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Penghormatan untuk Perjuangan Buruh
- Koperasi Merah Putih Resmi Beroperasi, Wabup Deliserdang Ikuti Peresmian 1.061 KDKMP oleh Presiden Prabowo
- Reshuffle Kabinet: Prabowo Lantik Muhammad Qodari Jadi Kepala Bakom RI, Rombak Struktur Komunikasi Istana
Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan, bukan tidak mungkin sikap tidak netral itu juga dicontoh oleh ASN dan aparat penegak hukum.
Sikap tidak netral Prabowo terlihat jelas usai dia berbicara lewat video singkat untuk meminta warga Jawa Tengah memilih paslon Ahmad Luthfi-Taj Yasin.
"Itu juga jadi kode aparat ASN, polisi atau tentara untuk ikut dalam barisan pengkodean itu. Itu yang kita sebut sebagai didisiplinkan oleh seseorang yang punya pangkat tertinggi. Artinya sampai ke bawah juga potensi untuk bermain tidak netral sudah dimulai oleh Pak Prabowo," kata Rocky dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Minggu (10/11/2024).
Dukungan secara langsung dari Prabowo untuk Luthfi-Taj Yasin tidak lepas dari pengaruh Joko Widodo. Apalagi, video tersebut diunggah tak lama setelah Prabowo beserta Luthfi dan Taj Yasin bertemu dengan Jokowi.
Rocky menyampaikan, bahwa Jokowi masih punya ambisi untuk mempertahankan kekuasaan dengan menaruh orang kepercayaannya, minimal di Jawa Tengah yang menjadi wilayah domisilinya.
Namun, paslon Luthfi-Taj Yasin belum bisa diyakini bisa menang melawan rivalnya Andika-Hendrar Prihadi yang diusung PDIP.
"Jawa Tengah itu wilayah kekuasaan Jokowi secara kultural maupun secara politik. Itu harusnya tetap dikendalikan oleh dia. Jadi tetap Jokowi menginginkan supaya Jawa Tengah itu ada di dalam genggaman dia," nilai Rocky.
Ambisi Jokowi tersebut yang dinilai Rocky akan kembali mencederai demokrasi Indonesia.
"Itu akan bertentangan dengan keinginan untuk melihat kembali Indonesia ditumbuhkan melalui fasilitas-fasilitas yang kita sebut demokrasi. Demokrasi yang dihasilkan oleh percakapan bukan demokrasi hasil dari perintah," pungkasnya.
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Penghormatan untuk Perjuangan Buruh
Koperasi Merah Putih Resmi Beroperasi, Wabup Deliserdang Ikuti Peresmian 1.061 KDKMP oleh Presiden Prabowo
Reshuffle Kabinet: Prabowo Lantik Muhammad Qodari Jadi Kepala Bakom RI, Rombak Struktur Komunikasi Istana
Kena Serangan Jantung, Jemaah Haji Asal Tegal Jateng Wafat Setiba di Madinah
Dana Hibah Pilkada Sidimpuan Rp.10,5 Miliar di Adukan ke Mabes Polri